Program Naturalisasi Tak Sejalan Prestasi Garuda

Jum'at, 28 November 2014 - 00:48 WIB
Program Naturalisasi...
Program Naturalisasi Tak Sejalan Prestasi Garuda
A A A
HANOI - Skuat tim nasional (timnas) Indonesia diwarnai hadirnya pemain naturalisasi dalam tiga edisi Piala AFF. Tapi kebijakan itu nyatanya tidak sejalan dengan prestasi skuat Garuda dikancah internasional. Jangankan dipentas yang lebih tinggi, didataran Asia Tenggara saja kebijakan itu tidak memberikan dampak apapun.

Program naturalisasi, pertama kali hadir saat PSSI masih dipimpin Nurdin Halid. Cristian Gonzales yang kelahiran Montevideo, Uruguay, jadi pemain asing pertama yang dinaturalisasi. El Loco -julukan bomber yang kini berseragam Arema Cronus itu-, masuk dalam bagian skuad Piala AFF 2010.

Pada kesempatan perdana mengenakan seragam berlambangkan Garuda di dada, Gonzales membawa Indonesia sebagai runner up Piala AFF 2010. Walau gagal mengantar Indonesia keluar sebagai juara, Gonzales tampil cukup impresif sepanjang turnamen dan mampu mencetak tiga gol.

Jika Gonzales jadi satu-satunya pemain naturalisasi di skuat Indonesia pada Piala AFF 2010, jumlah lebih banyak terjadi di komposisi pemain Indonesia di Piala AFF 2012. Di bawah komando Nil Maizar sebagai pelatih kepala, Indonesia mengisi skuadnya dengan tiga pemain bertampang blasteran Indonesia - Belanda.

Pemain-pemain yang dimaksud adalah Raphael Maitimo, Jhon van Beukering, dan Tonnie Cusell. Walau ada tiga pemain naturalisasi di skuat Indonesia pada Piala AFF 2012, Indonesia malah tampil melempem dibandingkan edisi sebelumnya. Indonesia tidak mampu lolos dari persaingan Grup B yang kala itu diisi Singapura, Malaysia, dan Laos.

Dan kini di Piala AFF 2014, hasil tidak jauh berbeda kembali dirasakan Indonesia. Sama seperti di Piala AFF 2012, Indonesia ditempati tiga pemain naturalisasi. Selain Gonzales dan Maitimo yang sudah tampil di ajang Piala AFF sebelumnya, kini hadir nama Victor Igbonefo yang digadang-gadang sebagai benteng pertahanan Indonesia.

Tapi dari dua laga awal Indonsia di Grup A yang berakhir sekali imbang dan sekali kalah, baru nama Maitimo dan Gonzales yang sempat tampil. Sementara Igbonefo yang dari sebelum turnamen sudah dikabarkan cedera, belum dipercaya menunjukan kemampuannya memberi rasa aman bagi barisan pertahanan.

Melihat serentetan hasil itu, bisa dipastikan program naturalisasi belum mampu memberikan dampak positif bagi performa Indonesia. Dan PSSI lewat Wakil Ketua Umum (Waketum) sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), La Nyalla M Mattalitti, sempat berkomentar untuk menghentikan program tersebut.

“Kami tidak akan melakukan lagi (program naturalisasi). Kami tidak akan membiasakan hal tersebut. Karena masih banyak bakat-bakat di Indonesia,” tegas La Nyalla.
(akr)
Berita Terkait
Piala AFF 2022: Indonesia...
Piala AFF 2022: Indonesia Terakhir Menang Tahun 2016, Ini yang Membuat Vietnam Besar Kepala
Puji Mentalitas dan...
Puji Mentalitas dan Fisik Skuad Timnas Indonesia U-16, Erick Thohir Minta Tak Berpuas Diri
Piala ASEAN Mitsubishi...
Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024, Timnas Singapura Benamkan Kamboja 2-1
Intip Latihan Terakhir...
Intip Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja di Piala AFF 2022
Jelang Filipina vs Indonesia,...
Jelang Filipina vs Indonesia, Ini Syarat Skuad Garuda Lolos ke Semifinal Piala AFF 2022
Persiapkan AFF di Singapura,...
Persiapkan AFF di Singapura, Timnas Indonesia Diberangkatkan ke Turki
Berita Terkini
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
43 menit yang lalu
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
1 jam yang lalu
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
1 jam yang lalu
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
2 jam yang lalu
Portugal vs Spanyol...
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ronaldo-Yamal Siapa Lebih Moncer?
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved