Duo Tango Persebaya Bergantung Hasil Tes
Selasa, 09 Desember 2014 - 14:46 WIB
Duo Tango Persebaya Bergantung Hasil Tes
A
A
A
SURABAYA - Status sebagai pemain asing tidak lantas membuat dua pemain asal Argentina, Benito Montalvo dan Nicolas Abot, cepat berkostum Persebaya. Sejumlah tahapan tes harus dilalui sebelum disodori draf kontrak.
Tahap pertama, Benito Montalvo dan Nicolas Abot menjalani tes kesehatan ditemani agennya, Nelson Sanchez dan Sekretaris Persebaya, Rahmad Sumanjaya. Selama satu jam, keduanya secara bergantian melakukan tiga tahapan tes kesehatan.
Mulai dari tes panoramic, tes elektrokardiogram dan tes darah. Rangkaian proses tes ini juga diawasi dokter tim Persebaya, dr Heri Siswanto. Sayangnya, hasil tes medis belum bisa dipublikasikan meski telah diketahui Selasa (9/12) sore.
"Melalui tes ini, kami bisa melihat sisi medisnya seperti apa, baik itu kondisi jantung, ginjal dan liver apakah aman atau tidak,"jelas dr Heri.
Andai keduanya lolos dari uji kesehatan, namun belum tentu juga akan direkrut Persebaya. Sebab, mereka masih menjalani tahapan berikutnya yaitu tes fisik. Rencananya, tes fisik akan digelar di Laboratorium Universitas Negeri Surabaya (Unesa). "Tes fisik bisa digelar di Unesa di lapangan, kita lihat nanti,''ujarnya.
Setelah dua tes ini, baru bisa dilakukan penilaian apakah pemain mengalami cedera atau tidak. Termasuk Montalvo yang disebut-sebut pernah mengalami cedera di tahun 2013 lalu.
"Kami menunggu hasil tes medis dulu. Setelah itu baru dilakukan tes fisik. Nanti kita lihat apakah menimbulkan kecurigaan. Kalau memang diperlukan ortopedi, ya kita lakukan," ucapnya.
Sementara agen pemain, Nelson Leon Sanchez membantah jika salah satu pemain yaitu Benito Montalvo pernah mengalami cedera parah pada tahun 2013. Indikasinya, dari media lokal Latvia, Montalvo dindikasi mengalami cedera sehingga absen selama semusim penuh di tahun 2013.
Selain cedera, Montalvo juga dikabarkan bermasalah dengan keuangan tim. "Waktu itu ia ada masalah di ITC. Alhamdulillah, dia tak bisa main bukan karena cedera,"terang agen pemain asal Paraguay ini.
Sementara CEO Persebaya Gede Widade mengatakan akan berhati-hati dalam mengambil keputusan sebelum melakukan negoisasi kontrak kedapa dua pemain asing asal Argetina. "Kita tidak ingin gonta-ganti pemain ketika kompetisi berjalan, kami berharap mendapatkan yang terbaik," harapnya.
Tahap pertama, Benito Montalvo dan Nicolas Abot menjalani tes kesehatan ditemani agennya, Nelson Sanchez dan Sekretaris Persebaya, Rahmad Sumanjaya. Selama satu jam, keduanya secara bergantian melakukan tiga tahapan tes kesehatan.
Mulai dari tes panoramic, tes elektrokardiogram dan tes darah. Rangkaian proses tes ini juga diawasi dokter tim Persebaya, dr Heri Siswanto. Sayangnya, hasil tes medis belum bisa dipublikasikan meski telah diketahui Selasa (9/12) sore.
"Melalui tes ini, kami bisa melihat sisi medisnya seperti apa, baik itu kondisi jantung, ginjal dan liver apakah aman atau tidak,"jelas dr Heri.
Andai keduanya lolos dari uji kesehatan, namun belum tentu juga akan direkrut Persebaya. Sebab, mereka masih menjalani tahapan berikutnya yaitu tes fisik. Rencananya, tes fisik akan digelar di Laboratorium Universitas Negeri Surabaya (Unesa). "Tes fisik bisa digelar di Unesa di lapangan, kita lihat nanti,''ujarnya.
Setelah dua tes ini, baru bisa dilakukan penilaian apakah pemain mengalami cedera atau tidak. Termasuk Montalvo yang disebut-sebut pernah mengalami cedera di tahun 2013 lalu.
"Kami menunggu hasil tes medis dulu. Setelah itu baru dilakukan tes fisik. Nanti kita lihat apakah menimbulkan kecurigaan. Kalau memang diperlukan ortopedi, ya kita lakukan," ucapnya.
Sementara agen pemain, Nelson Leon Sanchez membantah jika salah satu pemain yaitu Benito Montalvo pernah mengalami cedera parah pada tahun 2013. Indikasinya, dari media lokal Latvia, Montalvo dindikasi mengalami cedera sehingga absen selama semusim penuh di tahun 2013.
Selain cedera, Montalvo juga dikabarkan bermasalah dengan keuangan tim. "Waktu itu ia ada masalah di ITC. Alhamdulillah, dia tak bisa main bukan karena cedera,"terang agen pemain asal Paraguay ini.
Sementara CEO Persebaya Gede Widade mengatakan akan berhati-hati dalam mengambil keputusan sebelum melakukan negoisasi kontrak kedapa dua pemain asing asal Argetina. "Kita tidak ingin gonta-ganti pemain ketika kompetisi berjalan, kami berharap mendapatkan yang terbaik," harapnya.
(aww)