Bekas 'Bapak Asuh' tak Terkejut Gerrard Tinggalkan Anfield

Jum'at, 02 Januari 2015 - 20:18 WIB
Bekas Bapak Asuh tak...
Bekas 'Bapak Asuh' tak Terkejut Gerrard Tinggalkan Anfield
A A A
LIVERPOOL - Gerard Houillier mengaku tidak terkejut dengan keputusan Steven Gerrard memutuskan untuk meninggalkan Liverpool musim ini. Houillier adalah bekas bapak asuh alias pelatih Gerrard saat musim 1998 sampai 2004.

Houillier adalah orang penting dalam karir Gerrard mengarungi Liga Primer Inggris. Atas kepercayaannya pulalah Gerrard mengawali debut pada 1998 dan menjadikannya kapten pada 2002 silam.

"Saya hanya setengah terkejut dengan kabar tersebut, sebab saya tahu dia ingin mencari tantangan baru. Namun dengan usianya yang sekarang ini, setidaknya dia harus memikirkan masa depannya setelah berkarir di sepakbola," ungkap Houillier dalam wawancara dengan skysport, Jumat (2/1/2015).

Pelatih berkebangsaan Prancis itu menambahkan jika dirinya tahu kalau Gerrard sudah tidak mau lagi bermain di Liverpool. "Dia ingin mencari hal yang beda. Dia tidak mau untuk tetap bertahan di Liga Primer, jadi secara keseluruhan saya tidak terkejut dengan keputusannya untuk pergi."

Sebagai pemain tengah dan kapten, di mata Houillier, Gerrard mempunyai jiwa kepemimpinan yang tinggi di klub. "Dia adalah inspirator dan banyak pemain yang ingin mengikutinya. Kenangan yang tidak bisa dilupakan saat menjadi juara Liga Champions pada 2005. Dia suka berpikir soal tim pertama. Dia adalah seseorang yang baik buat semua rekannya dan buat Liverpool sendiri hal ini akan menjadi kehilangan terbesar."

"Mungkin Gerrard telah melakukan hal yang benar untuk beristirahat dari Liverpool. Mungkin saja, setelah ini ia akan melewati kualifikasi dan ikut pelatihan untuk menjadi pelatih. Saya pun tidak akan terkejut jika suatu hari nanti Gerrard akan menjadi pelatih di Anfield," tambah Houillier.

Soal loyalitas, Houillier memuji mantan anak asuhnya itu. Gerrard mempunyai komitmen sejak usia muda dan mempunyai keinginan yang tinggi. Kepribadian Gerrard disebutnya sebagai hal yang unik.

"Kami sudah melihatnya sejak bermain di kelompok usia 19 tahun dan kami memintanya untuk bergabung dengan tim pertama. Kami bisa melihatnya saat berlatih kalau dia cepat berkembang. Saya memainkannya di posisi bek kanan di awal tapi perannya ada di posisi gelandang. Dia sendiri mengerti harus hidup dengan pekerjaannya dan tidak menggunakan pekerjaannya untuk hidup. Dia mengabdikan diri untuk sepak bola dan itu sebabnya mengapa dia sukses. Dia menjadi pemain kelas dunia sebab dia banyak melakukan pengorbanan."
(bbk)
Berita Terkait
Lawan Liverpool, Steven...
Lawan Liverpool, Steven Gerrard Pulang Kampung ke Anfield Sebagai Musuh
Steven Gerrard Pelatih...
Steven Gerrard Pelatih Baru Aston Villa
Steven Gerrard : Liverpool...
Steven Gerrard : Liverpool Sekarang Bak Monster
Philippe Coutinho Siap...
Philippe Coutinho Siap Dilatih Steven Gerrard
Steven Gerrard Berpeluang...
Steven Gerrard Berpeluang Angkat Trofi Liga Skotlandia
Nekat! Perjudian Aston...
Nekat! Perjudian Aston Villa Terhadap Steven Gerrard di Liga Inggris
Berita Terkini
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
2 jam yang lalu
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Blunder Senne Lammens...
Blunder Senne Lammens dan Pelukan Courtois
5 jam yang lalu
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
7 jam yang lalu
Profil Joao Pinheiro,...
Profil Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
8 jam yang lalu
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
9 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved