Hindari Kudeta

Sabtu, 10 Januari 2015 - 15:01 WIB
Hindari Kudeta
Hindari Kudeta
A A A
LONDON - Chelsea akan memberlakukan setiap pertandingan layaknya final mulai pekan ini. Perolehan poin yang sama seperti Manchester City (Man City) membuat The Blues wajib selalu berjaya.

Pasukan Jose Mourinho mendapat tuntutan tersebut karena memiliki rekor serupa seperti Man City. Kedua klub sama-sama membukukan 46 angka, hasil 14 kemenangan, 4 imbang, dan 2 kalah serta produktivitas gol 44-19. Chelsea masih bertengger di puncak hanya karena bantuan alfabet. Namun, keadaan itu bisa berubah sewaktu-waktu, dimulai seusai laga melawan Newcastle United di Stamford Bridge malam nanti.

”Kami tidak boleh terus kehilangan angka. Kali ini kami harus mengalahkan lawan. Persaingan perebutan gelar juara semakin ketat. Kami tidak bisa mengendurkan pedal gas,” ucap gelandang Chelsea, Oscar, dilansir Daily Mirror. Namun, kemenangan saja belum tentu cukup bagi Chelsea agar tetap di atas. Mereka harus mengadu skor melawan Man City yang bertemu Everton di Goodison Park.

Seandainya cuma unggul 1-0 atas Newcastle, klub London Barat itu bisa turun takhta jika The Citizensberjaya 2-0 atas Everton. Penting bagi Chelsea untuk terus menempati posisi pertama. Pasalnya, efek akibat turun gridbisa menjadi bencana bagi John Terry dkk. Fakta empat musim belakangan menunjukkan bahwa tim milik Roman Abramovic tersebut sulit atau butuh waktu lama untuk kembali menguasai klasemen.

Chelsea sempat menghuni posisi pertama menjelang akhir kompetisi musim lalu. Begitu dikudeta, mereka tidak pernah lagi berkuasa dan akhirnya terdampar di baris ketiga. Kisah 2012/2013 juga sama. Chelsea berkuasa selama beberapa pekan saat awal. Namun, mereka kehilangan singgasana pada pekan 10 dan gagal merebutnya lagi. Cerita 2010/2011 bisa pula dijadikan acuan.

Chelsea memimpin klasemen mulai laga pertama hingga pekan ke-14. Sayang, mereka terguling akibat ditahan Newcastle 1-1. Meski terus berjuang, Chelsea tetap tidak berhasil mengembalikan supremasi dan harus rela jadi runner-up. Statistik itu menggambarkan menyerahkan takhta kepada The Citizenssama saja bunuh diri bagi Chelsea.

Tidak ada jaminan mereka akan kembali bertengger hingga akhir musim, apalagi bila mengacu keberuntungan pasukan Manuel Pellegrini. Sudah dua kali Man City merajai Liga Primer, kendati sempat tertinggal. Karena itu, Chelsea wajib melukai The Magpiesseparah mungkin. Mereka punya modal positif untuk meredam tim tamu, yakni kemenangan 3-0 atas Watford di Piala FA. Nuansa dendam ikut pula membakar motivasi pemain. Ya, Chelsea dihajar 1-2 waktu bertamu ke St James’ Park, 6 Desember lalu.

M mirza
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
9 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
12 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
13 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
16 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
17 jam yang lalu
Infografis
Alasan AS Hindari Perlombaan...
Alasan AS Hindari Perlombaan Senjata Nuklir Lawan Rusia dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved