Now Or Never

Minggu, 18 Januari 2015 - 10:02 WIB
Now Or Never
Now Or Never
A A A
MILAN - Pertemuan AC Milan dengan Atalanta di San Siro akan menjadi laga penentuan bagi Stephan El Shaarawy. Laga itu bisa memberinya kesempatan baru atau malah berujung pesta perpisahan.

El Shaarawy akhir-akhir ini jadi santapan media. Penyerang berusia 22 tahun itu kabarnya hendak dilepas Milan pada bursa Januari ini. Kariernya terancam lantaran kinerjanya tidak lagi memuaskan. Baru satu gol yang dihasilkannya dari 13 partai Seri A, terjadi saat I Rossoneri ditahan Sampdoria 2-2.

Setelah itu, selama empat penampilan berikutnya atau total 330 menit, El Shaarawy selalu gagal menjebol gawang lawan. Bahkan, ketika meladeni Sassuolo, dia cuma bisa melihat Milan tumbang 1-2. Kondisi itu membuat Il Tecnico Filippo Inzaghi memarkirnya saat bermain 1-1 versus Torino.

Minimnya kontribusi El Shaarawy mengecewakan sejumlah pihak. Padahal, dia menerima ekspektasi besar, terutama setelah Fernando Torres dipinjamkan ke Atletico Madrid. Tanpa adanya El Nino , pemain berjuluk Il Faraone itu seharusnya lebih leluasa memamerkan potensinya.

“Kami punya pertahanan bagus. Sayang, itu tidak didukung lini depan. Kami harus bisa mencetak lebih banyak gol jika ingin masuk tiga besar. Karena itu, saya berharap daya kami lebih ditingkatkan,” ucap kapten Milan Riccardo Montolivo, dilansir Calciomercato. Kondisi ini membuat El Shaarawy disebut-sebut akan dilepas. Menurut informasi terbaru, Milan ingin menyodorkannya kepada AS Roma. Isu lain Milan bersedia menukarnya dengan bomber Sampdoria Stefano Okaka.

Beruntung El Shaarawy punya kesempatan menyelamatkan diri. Dia kemungkinan besar akan diturunkan Inzaghi untuk menghadapi Atalanta. Dia akan menjadi penyerang tunggal mengingat Keisuke Honda ikut membela timnas Jepang di Piala Asia 2015. Peluang ini tentu tak boleh disia-siakan El Shaarawy. Apalagi, partai ini sangat penting bagi Milan.

Tuan rumah bertekad meraih kemenangan setelah hanya meraih dua angka dari tiga laga terkini Seri A. Hasil positif juga bisa menumbuhkan kembali mental pemain yang semakin tergerus. Sempat memuncaki klasemen Seri A selama dua pekan pertama, peringkat I Rossoneri lambat laun merosot. Mereka terdampar di peringkat 8 dengan 26 angka atau tertinggal lima angka dari zona Liga Champions.

Artinya, bila mencetak gol dan membantu Milan memetik kemenangan, El Shaarawy bisa menjadi pahlawan. Tapi, jika urung menyumbang gol, apalagi sampai kalah, bukan tidak mungkin laga kontra Atalanta bakal menjadi pesta perpisahan El Shaarawy. Faktanya, Milan menyatakan siap mendepaknya kapan saja. Bila tidak ada perkembangan positif, Milan memastikan mantan pemain Genoa itu akan pergi dalam hitungan hari.

M mirza
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
8 jam yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
9 jam yang lalu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
11 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
12 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved