Berutang Rp2,8 Miliar, Persebaya Terancam tanpa Legiun Impor

Kamis, 05 Februari 2015 - 14:14 WIB
Berutang Rp2,8 Miliar,...
Berutang Rp2,8 Miliar, Persebaya Terancam tanpa Legiun Impor
A A A
SURABAYA - Persebaya Surabaya belum juga melunasi utang meski deadline dari PT. Liga Indonesia (PT LI) selaku operator Indonesia Super League (ISL) tinggal sepekan lagi. Hingga kini, manajemen tim berjuluk Bledhuk Ijo baru mampu membayar mencicil utang sebesar Rp1 Miliar.

Total, saat ini, jumlah utang Persebaya berkurang menjadi Rp2,8 miliar dari sebelumnya Rp3,5 miliar. Uang sebesar itu merupakan tunggakan gaji pemain musim lalu. "Sekarang, nilai utang kami hanya kepada pemain dan ofisial musim lalu. Angkanya sudah berkurang,''ujar Sekretaris Tim Persebaya Rahmad Sumanjaya.

Sebenarnya selain tunggakan gaji pemain selama tiga bulan yang belum terbayar, Persebaya juga sempat menumpuk utang ke berbagai pihak. Total mencapai Rp10 miliar. "Sudah tidak senilai itu tunggakan Persebaya sekarang. Untuk pihak-pihak lain seperti sewa apartemen, katering hingga travel sudah beres semua. Sudah tidak ada tanggungan lagi,"jelasnya.

Disinggung gaji pemain musim lalu yang belum terbayar, pria berkacamata ini mengaku kurang hapal, "Saya yang ingat cuma Jandry Pitoy yang sudah dibayar, sisa nama-nama pemain dibawa Pak Diar (Diar Kusuma Putra, presiden klub Persebaya). Yang pasti, ditunggu saja. Mudah-mudahan sebelum itu deadline sudah beres semua,"tegasnya.

Sebelumnya, CEO Persebaya Gede Widiade pernah berjanji pihaknya akan berusaha melunasi utang gaji kepada pemain dan pelatih sebelum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LI, 31 Januari lalu.

"Sekarang semua melalui manajemen, ada mekanismenya. Untuk tunggakan 2014, tidak bisa langsung dibayar begitu saja karena keuangan 2014 sudah diaudit. Utang 2014 harus masuk pengeluaran 2015," ujarnya.

Seperti diketahui, PT. LI selaku operator Indonesia Super League (ISL) mengancam tiga klub tidak dapat menggunakan jasa pemain asing selama berjalannya kompetisi musim 2015. Mereka hanya diperkenankan memakai pemain lokal sebanyak 18 pemain.

"Kami yakin sebelum deadline, semua tanggungan akan terselesaikan. Sehingga pemain asing yang sudah kita rekrut bisa tetap main musim depan,''ucap Rahmad.

Selain Persebaya, dua klub lainnya yang mendapat ancaman sanksi serupa adalah Persija Jakarta dan PSM Makassar. Ancaman atau sanksi tegas itu berlaku jika mereka belum melunasi tunggakan gaji hingga batas waktu, Jumat (13/2) mendatang.
(aww)
Berita Terkait
Kisah Sukses Penjaga...
Kisah Sukses Penjaga Warkop Jadi Penjaga Gawang Top Persebaya
Protes Kinerja Wasit...
Protes Kinerja Wasit Liga 1, Persebaya Tuntut PT LIB Segera Evaluasi
Persebaya Surabaya Resmi...
Persebaya Surabaya Resmi Datangkan Dandi Maulana
Kembali Catat Clean...
Kembali Catat Clean Sheet, Uston Nawawi Bersyukur Persebaya Bisa Curi Satu Poin dari Sleman
Persebaya Putus Rekor...
Persebaya Putus Rekor Tak Terkalahkan Borneo FC, Uston Nawawi Apresiasi Kerja Keras Tim
Tuah Uston Nawawi: Persebaya...
Tuah Uston Nawawi: Persebaya 5 Laga Tak Terkalahkan, Merangsek 6 Besar
Berita Terkini
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
4 menit yang lalu
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
41 menit yang lalu
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
6 jam yang lalu
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
6 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved