Separuh Kekuatan Perkuat Timnas, Persebaya Terancam Lumpuh
Jum'at, 06 Februari 2015 - 14:14 WIB
Separuh Kekuatan Perkuat Timnas, Persebaya Terancam Lumpuh
A
A
A
BALI - Persiapan Persebaya Surabaya jelang kick off Indonesia Super League, pertengahan Februari terancam berantakan. Pasalnya, separuh kekuatan hilang akibat delapan pemain harus bergabung dalam Training Centre Timnas U-23 di Sidoarjo.
Awalnya, hanya empat pemain yang dipanggil Pelatih Timnas Aji Santoso. Pihak Persebaya tak mempermasalahkan. Empat pemain itu bahkan sudah brragbung dalam TC Timnas U-23 yang sudah digelar sejak awal Februari lalu di Sidoarjo. Mereka adalah Evan Dimas, Ilham Udin Armayn, Zaenuri, dan Zulfiandi.
Namun, Persebaya harus kehilangan empat pemain lagi menyusul dipanggilnya Fatchurohman, Muhammad Hargianto, Sahrul Kurniawan, dan Putu Gede Juni Antara. "Total sudah delapan pemain yang dipanggil Timnas U-23. Surat pemanggilan untuk empat pemain terakhir sudah kita terima,''ujar
Manajer Persebaya Harry Ruswanto.
Tidak seperti pemanggilan sebelumnya, kali ini Persebaya merasa berat untuk melepas empat lagi. "Sebenarnya, berat dan merugikan persiapan Persebaya. Karena, kami sedang pemusatan latihan di Bali, tapi kami harus merelakan perginya pemain untuk kepentingan nasional,''ujarnya.
Selain keempat pemain Persebaya tersebut, Aji Santoso juga memanggil dua pemain Timnas U-19, yang tengah menjalani pemusatan latihan di Sawangan, Depok. Kedua pemain tersebut adalah Bernaldus Fernando dan Anidio. Sama halnya dengan empat penggawa Persebaya, dua pemain Timnas U-19 yang merupakan anak asuh Fachri Husaini menuju Sidoarjo, Rabu (4/2).
Hingga saat ini, total pemain Persebaya yang masih bertahan di Bali hanya 16 pemain. Termasuk pemain asing Eric Djemba Djemba yang baru bergabung dua hari lalu. Delapan pemain yang dipanggil Timnas juga sudah tidak bisa turun dalam laga uji coba melawan Bali Pusam United.
Padahal program uji coba ini salah satunya untuk memadukan kerja sama tim sekaligus melihat kondisi Djemba Djemba di lapangan. "Ya, bagaimana lagi, kita maksimalkan pemain yang masih ada. Uji coba ini tetap berguna,''ujar Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.
Awalnya, hanya empat pemain yang dipanggil Pelatih Timnas Aji Santoso. Pihak Persebaya tak mempermasalahkan. Empat pemain itu bahkan sudah brragbung dalam TC Timnas U-23 yang sudah digelar sejak awal Februari lalu di Sidoarjo. Mereka adalah Evan Dimas, Ilham Udin Armayn, Zaenuri, dan Zulfiandi.
Namun, Persebaya harus kehilangan empat pemain lagi menyusul dipanggilnya Fatchurohman, Muhammad Hargianto, Sahrul Kurniawan, dan Putu Gede Juni Antara. "Total sudah delapan pemain yang dipanggil Timnas U-23. Surat pemanggilan untuk empat pemain terakhir sudah kita terima,''ujar
Manajer Persebaya Harry Ruswanto.
Tidak seperti pemanggilan sebelumnya, kali ini Persebaya merasa berat untuk melepas empat lagi. "Sebenarnya, berat dan merugikan persiapan Persebaya. Karena, kami sedang pemusatan latihan di Bali, tapi kami harus merelakan perginya pemain untuk kepentingan nasional,''ujarnya.
Selain keempat pemain Persebaya tersebut, Aji Santoso juga memanggil dua pemain Timnas U-19, yang tengah menjalani pemusatan latihan di Sawangan, Depok. Kedua pemain tersebut adalah Bernaldus Fernando dan Anidio. Sama halnya dengan empat penggawa Persebaya, dua pemain Timnas U-19 yang merupakan anak asuh Fachri Husaini menuju Sidoarjo, Rabu (4/2).
Hingga saat ini, total pemain Persebaya yang masih bertahan di Bali hanya 16 pemain. Termasuk pemain asing Eric Djemba Djemba yang baru bergabung dua hari lalu. Delapan pemain yang dipanggil Timnas juga sudah tidak bisa turun dalam laga uji coba melawan Bali Pusam United.
Padahal program uji coba ini salah satunya untuk memadukan kerja sama tim sekaligus melihat kondisi Djemba Djemba di lapangan. "Ya, bagaimana lagi, kita maksimalkan pemain yang masih ada. Uji coba ini tetap berguna,''ujar Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.
(aww)