Arsenal Harus Lupakan Kekalahan dari Tottenham
Senin, 09 Februari 2015 - 19:25 WIB
Arsenal Harus Lupakan Kekalahan dari Tottenham
A
A
A
LONDON - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger meminta kepada anak asuhnya untuk fokus pada pertandingan kontra Leicester city dan melupakan kekalahan yang mereka terima dari Tottenham pada akhir pekan kemarin. Dalam laga kontra Tottenham, Arsenal yang sempat unggul lebih dulu harus rela mengakhiri laga dengan hasil megenaskan setelah Harry Kane berhasil membalikan keadaan dengan dua gol yang dicetaknya.
''Leicester adalah tim yang sama dengan tim Liga Primer Inggris lainnya dan akan berusaha untuk bisa tetap berada di level ini. Itu berarti kami harus tetap fokus saat menghadapi mereka harus bisa melupakan kekalahan yang kami terima sebelumnya,'' jelas Wenger.
''Kami bermain sangat bagus sebelum menerima kekalahan di akhir pekan kemarin. Kami ingin terus melanjutkan trend positif tersebut,'' sambungnya.
Menurut Wenger, ketatnya persaingan di Liga Premier Inggris membuat tidak ada satupun klub yang boleh dipanang sebelah mata. Untuk itu, dituntut kesempurnaan performa dalam setiap laganya.
''Semuanya bergantung pada performa di setiap laga. Karena kompetisi di Liga Primer sangat ketat, maka perbedaan kekuatan antar satu klub dan lainnya sangatlah tipis,'' jelas pelatih asal Perancis tersebut.
''Leicester adalah tim yang sama dengan tim Liga Primer Inggris lainnya dan akan berusaha untuk bisa tetap berada di level ini. Itu berarti kami harus tetap fokus saat menghadapi mereka harus bisa melupakan kekalahan yang kami terima sebelumnya,'' jelas Wenger.
''Kami bermain sangat bagus sebelum menerima kekalahan di akhir pekan kemarin. Kami ingin terus melanjutkan trend positif tersebut,'' sambungnya.
Menurut Wenger, ketatnya persaingan di Liga Premier Inggris membuat tidak ada satupun klub yang boleh dipanang sebelah mata. Untuk itu, dituntut kesempurnaan performa dalam setiap laganya.
''Semuanya bergantung pada performa di setiap laga. Karena kompetisi di Liga Primer sangat ketat, maka perbedaan kekuatan antar satu klub dan lainnya sangatlah tipis,'' jelas pelatih asal Perancis tersebut.
()