Misi Balas Malu

Senin, 23 Februari 2015 - 09:32 WIB
Misi Balas Malu
Misi Balas Malu
A A A
CAGLIARI - Inter Milan belum sepenuhnya melupakan tragedi di Giuseppe Meazza, 28 September 2014, saat menjamu Cagliari. Menyandang status tuan rumah, I Nerazzurri justru dipermak 1-4 oleh tim tamu.

Luka itu kembali terbuka jelang Inter menyambangi Stadio Sant’Elia, kandang Cagliari. Kekalahan tersebut terjadi saat Inter masih dilatih Walter Mazzarri. Niat meraih angka penuh malah berujung kekalahan 1-4, meski skor sempat imbang 1-1, sebelum kemudian Inter dipaksa menahan malu akibat hattrick Albin Ekdal.

Sekarang, dengan performa yang jauh lebih baik, kesempatan membayar penghinaan itu ada di depan mata. Inter dapat membuat Cagliari merasakan luka yang sama. Jika terlaksana, imbasnya bukan sekadar membalas malu. Pertama, Inter akan berada dalam jalur menyakinkan karena berpeluang pertama kali mencatat tiga kemenangan beruntun di Seri A musim ini.

Mauro Icardi dkk sebelumnya sudah mengalahkan Palermo (3-0) dan Atalanta (4-1). Kedua, menjungkalkan Cagliari berarti terbukanya jalan menuju Eropa. Saat ini Inter terdampar di peringkat 10 dengan 32 angka. Mereka terpaut lima angka dari tiket Liga Europa dan 10 angka dari zona Liga Champions. Melihat inkonsistensi rival , kans Inter memperbaiki peringkat terbuka sangat lebar.

Tapi, Inter tak boleh terlena. Laga Liga Europa melawan Glasgow Celtics memperlihatkan bagaimana tim Kota Mode ini sering terlena saat sudah unggul. Keunggulan 2-0 sejak menit ke-13 berantakan karena Icardi dkk merasa akan memenangkan pertandingan dengan mudah.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Namun, kami kemudian merasa sudah akan memenangkan pertandingan. Kami hanya mendominasi, tapi tanpa intensitas memadai sehingga lawan bisa menyamakan kedudukan. Ini yang harus dibenahi,” kata Pelatih Inter Roberto Mancini.

Belum lagi ada persoalan nonteknis, di antaranya perseteruan pelatih dengan pemain. Ruang ganti Inter kabarnya sedang panas menyusul perselisihan Mancio , sapaan Mancini, dengan Nemanja Vidic. Insiden ini terjadi ketika Inter bermain 3-3 kontra Celtic saat leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Celtic Park.

Saat Inter unggul 3-2 dan pertandingan memasuki injury time , kapten Andrea Ranocchia cedera. Mancini langsung bereaksi dengan berencana memasukkan Vidic. Namun, mantan bek Manchester United (MU) itu terlalu lama mempersiapkan diri.

Kesabaran Mancini habis dan memerintahkan Vidic kembali duduk. Ranocchia akhirnya tetap di lapangan dan tidak berapa lama, Cetic menyamakan kedudukan. Itu memicu keributan antara Mancini dan Vidic. “Saat itu saya hanya meminta Vidic bersiap secepatnya karena Ranocchia cedera. Hanya itu yang bisa saya katakan,” ucap Mancini, dilansir football-italia.

Polemik itu untuk sementara harus dilupakan Mancini. Inter perlu konsentrasi penuh lantaran Cagliari bukan tim lemah. Tuan rumah tetap diunggulkan karena pada enam pertemuan terakhir mencatat dua menang, empat imbang.

Di samping itu, tim besutan Gianfranco Zola tersebut berambisi meraih angka penuh. Kemenangan bisa membantu mereka keluar dari degradasi. Saat ini mereka berada di peringkat 18 di atas Cesena dan Parma.

M mirza
(ftr)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Catatan Bersejarah Maroko...
Catatan Bersejarah Maroko Usai Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
19 menit yang lalu
Tumbangkan Kanada, Maroko...
Tumbangkan Kanada, Maroko ke Perempat Final Piala Dunia 2026
39 menit yang lalu
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
6 jam yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
7 jam yang lalu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
9 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
11 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved