UEFA Selidiki Insiden Laga Montenegro Kontra Rusia

Selasa, 31 Maret 2015 - 02:32 WIB
UEFA Selidiki Insiden...
UEFA Selidiki Insiden Laga Montenegro Kontra Rusia
A A A
PODGORICA - Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) membuka penyelidikan terkait insiden penyerang terhadap pemain Rusia saat melakoni laga Kualifikasi Piala Eropa melawan tuan rumah Montenegro. Akibat peristiwa itu pertandingan dihentikan dan satu pemain terluka akibat lemparan kembang api yang tepat mengarah ke kepala kiper tim tamu, Igor Akinfeev.

Pertandingan Montenegro melawan Russi memang sudah tidak kondusif sejak peluit jalannya pertandingan babak pertama dimulai. Bahkan Akinfeev terpaksa ditarik keluar lapangan setelah menderita cedera pada bagian kepalanya, saat salah satu penonton melempar kembang api ke arah lapangan yang tepat mengarah ke kepala penjaga gawang Rusia tersebut.

Saat akan melanjutkan babak kedua, wasit tampak terkejut dengan suasana di dalam arena pertandingan. Juru pengadil itu pun akhirnya mengambil sikap untuk menghentikan pertandingan, dengan alasan keselamatan pemain Rusia bisa terancam.

Setelah mendapat laporan terkait insiden kerusuhan di pertandingan Montenegro kontra Rusia, akhirnya UEFA mengambil keputusan untuk membuka penyelidikan. "Proses disiplin dibuka terhadap sikap Asosiasi Sepak Bola Montenegro (FSCG) untuk menghentikan pertandingan, pelemparan kembang api, dan benda-benda yang dilemparkan penonton tuan rumah. Sehingga pertandingan tidak berhasil berjalan secara penuh," demikian pernyataan resmi UEFA seperti dikutip Mirror, Selasa (31/3/2015).

"Sebuah protes juga telah diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Rusia (RFS) dan proses disiplin telah dibuka," tambahnya.

Menanggapi sikap tegas UEFA, Momir Djurdjevac selaku sekjen FSCG Montenegro menegaskan bahwa dirinya sangat kecewa dengan sikap penonton yang dianggapnya terlalu arogan dan bisa membahayakan pemain tim tamu. Karena, tambah dia, adegan yang ditunjukkan itu bisa membahayakan sepak bola negara.

"Fans terdengar menyanyikan lagu kebangsaan Montenegro dan berkata kami mencintaimu. Tapi mereka malah membuang kembang api, melakukan penghinaan dan menyebabkan segala macam kejadian yang bisa dikenakan sanksi keras. Ini adalah sebuah kemunafikan yang ditunjukkan penonton," sahut Djurdjevac.
(bbk)
Berita Terkait
Perkenalkan! Skillzy,...
Perkenalkan! Skillzy, Maskot Piala Eropa 2020
Konser Opening EURO...
Konser Opening EURO 2020: Ajang Pembuka Serunya UEFA EURO 2020
Makedonia Utara, Muka...
Makedonia Utara, Muka Baru di Piala Eropa
Jadwal UEFA Euro 2024...
Jadwal UEFA Euro 2024 Qualifiers, Live di Vision Plus!
UEFA Isyaratkan Piala...
UEFA Isyaratkan Piala Eropa 2020 Tetap Digelar 12 Juni 2021
UEFA Hentikan Penyelidikan...
UEFA Hentikan Penyelidikan Kasus Ban Kapten Manuel Neuer
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
5 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
5 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
6 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
11 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
12 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
13 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved