Diancam Menpora, Ini Jawaban PSSI

Kamis, 09 April 2015 - 16:35 WIB
Diancam Menpora, Ini...
Diancam Menpora, Ini Jawaban PSSI
A A A
JAKARTA - Perseteruan antara Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) dan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) makin memanas. Setelah diancam akan diberi sanksi tegas setelah PSSI ngotot menjalankan kompetisi QNB League 2015, memantik reaksi dari Djohar Arifin selaku Ketua Umum PSSI.

Ia tidak mengerti dengan sikap Kemenpora yang ingin menjatuhkan sanksi tersebut. Sebab, menurutnya, kalau sanksi itu dijatuhkan sepak bola Indonesia akan mati suri.

"Kami tidak mengharapkan sanksi seperti itu. Banyak kerugian yang akan didapat sehingga kami akan membahasnya serius surat dari Kemenpora tersebut," kata Djohar di Jakarta, Kamis (9/4/2015).

Djohar membeberkan sanksi itu akan berpengaruh pada tim nasional yang akan berlaga di ajang multi event. "Kalau sanksi dijatuhkan, pastinya Timnas tidak akan bisa berlaga di SEA Games atau Asian Games. Tidak ada untungnya keributan ini," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenpora mengancam akan mencabut izin organisasi dan melarang kegiatan keolahragaan PSSI. Sanksi akan dijatuhkan apabila PSSI tidak menjalankan sanksi administrasi. Dalam surat surat bernomor 01133/MENPORA.SET/IV/2015 yang ditandatangani oleh Sekretaris Kemenpora, Alfitra Salamm, PSSI diminta untuk memerintahkan PT Arema Cronus selaku pengelola Arema dan PT Mitra Muda Inti Berlian sebagai pengelola Persebaya untuk melaksanakan keputusan BOPI. (Baca : Menpora Beri Teguran Keras untuk PSSI)

BOPI sebelumnya tidak merekomendasi Arema dan Persebaya tampil di kompetisi level tertinggi. Persoalan sengketa kepemilikan dan pengelolaan sebelumnya menjadi penyebabnya.

Dalam surat Kemenpora, PSSI diminta untuk melakukan hal tersebut selambat-lambatnya 7 hari sejak teguran tertulis diterima. Itu harus dilakukan jika tidak ingin dijatuhi sanksi.
(bbk)
Copyright ©2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.0906 seconds (0.1#10.24)