Memanas

Senin, 13 April 2015 - 11:30 WIB
Memanas
Memanas
A A A
SEVILLA - Kegagalan Claudio Bravo menghalau tendangan Ever Banega dengan sempurna, salah umpan Gerard Pique, serta seringnya Luis Suarez menghamburkan kesempatan. Itulah beberapa blunder yang dilakukan punggawa Barcelona yang membuat tujuh laga sisa Primera Liga memanas.

Serangkaian kelalaian tersebut memberi dampak negatif saat El Azulgrana meladeni Sevilla di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, dini hari kemarin. Sempat memimpin dua gol lewat Lionel Messi dan Neymar, tim tamu harus puas membawa pulang satu angka karena gol Banega dan Kevin Gameiro.

Torehan satu angka pada laga ini pun menghambat langkah Barcelona di klasemen. Mereka tetap memuncaki tabel lewat perolehan 75 angka dari 31 pertandingan. Namun, klub Katalan itu kini cuma memimpin dua angka atas Real Madrid, yang menumbangkan Eibar 3-0 beberapa jam sebelumnya.

“Tidak perlu menyalahkan individu. Kami semua bertanggung jawab. Kami tentu kecewa tidak mampu mempertahankan keunggulan. Tapi, Sevilla sangat tangguh di kandang. Mereka tidak terkalahkan di Pizjuan hampir setahun,” kata gelandang Barcelona Sergio Busquets, dilansir Sport. Barcelona kini wajib menjaga posisi jika ingin merebut gelar Primera Liga ke-23 sepanjang sejarah.

Mereka tidak boleh mengakhiri kompetisi dengan raihan angka sama seperti Madrid. Sebab, El Azulgrana kalah head to headmelawan pasukan Carlo Ancelotti (1-3, 2-1). Pada tujuh laga sisa Primera Liga, Barcelona hanya memiliki dua rival berat yang berpotensi mengganjal. Mereka adalah Valencia (jornada32, kandang) dan Atletico Madrid (37, tandang). Begitu pula Madrid yang bertemu Sevilla (35, tandang) dan Valencia (36, kandang). Kedua klub jelas tidak boleh melakukan kesalahan.

“Selisih dua poin tetap berharga. Barcelona masih di atas angin. Mereka dalam posisi baik menjuarai Primera Liga,” kata Pelatih Sevilla Unai Emery. Sebelum kembali saling sikut di pentas domestik, Barcelona dan Madrid harus mengalihkan perhatian ke Eropa. Keduanya bakal meladeni legpertama perempat final sulit pada pertengahan pekan. Barcelona bertamu ke markas Paris Saint- Germain, Rabu (15/4), dengan Madrid menghadapi Atletico sehari sebelumnya.

“Kemenangan dari Eibar menambah motivasi kami. Namun, kami tahu partai Atletico sangat berbeda. Mereka lawan sulit. Kami mesti mengerahkan kemampuan terbaik jika mau melangkah ke babak berikut,” papar Ancelotti.

Harley ikhsan
(ars)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
1 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
2 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
4 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
8 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
9 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump - Elon...
Donald Trump - Elon Musk Memanas, Perang Alien Vs Predator Dimulai?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved