Persis Pungkasi Uji Kekuatan Tim Selevel
Senin, 13 April 2015 - 16:18 WIB
Persis Pungkasi Uji Kekuatan Tim Selevel
A
A
A
SOLO - Persis Solo menyudahi agenda uji coba dengan tim selevel menjelang kompetisi Divisi Utama 2015. Laga uji coba kontra PSCS Cilacap di Stadion Wijayakusuma yang berkesudahan 1-0 akhir pekan lalu, menjadi laga persahabatan pemungkas dengan tim profesional.
''Tidak ada uji coba dengan tim selevel. Adanya uji coba dengan Persis junior ataupun dengan tim lokal yang tidak ada tekanan. Ini untuk memberikan relaksasi kepada pemain, conditioning saja,''ungkap Pelatih Persis Aris Budi Sulistyo, Senin (13/4).
Laga persahabatan dengan tim yang levelnya di bawah itu tidak akan digelar dalam waktu dekat.
Melainkan setelah 19 April. Ini agar para pemain kondisi fisiknya tetap terjaga sebelum menghadapi laga perdana.
Di satu sisi, tim pelatih juga masih menunggu kedatangan striker incaran. Saat ini, pemain tersebut sedang mengurus izin keluar dari klub lamanya. Kendati belum dikontrak, namun perlu ada pembicaraan baik-baik dengan klub lamanya.
''Hanya menunggu kedatangan. Mekanismenya harus ada surat keluar, dan saya sudah mendapat banyak referensi dari teman, yang bersangkutan musim lalu tidak mendapat klub karena tidak ada kecocokan harga dengan klub Divisi Utama, bukan karena soal performanya,''ujar dia.
Meski sudah hampir pasti merapat, namun mantan arsitek Persik Kediri itu masih menyimpan rapat-rapat pemain incarannya. Dia tidak ingin ada gangguan dari tim lainnya. Sebab, kehadiran striker senior berpengalaman menjadi kebutuhan krusial timnya saat ini.
Karena dalam beberapa kali uji coba, dari tiga penyerang yang ada saat ini, belum membuat mantan pemain Arseto Solo itu puas. Contohnya saat dijamu Laskar Nusakambangan, julukan PSCS, anak asuhnya sebenarnya mendapat banyak peluang namun tidak bisa dikonversi menjadi gol. Baik itu tinggal berhadapan dengan kiper ataupun dua lawan satu.
''Butuh pemain yang punya jam terbang. Sebenarnya Indra Gunawan itu di awal-awal bagus, tapi mungkin karena musim lalu di klub lamanya tidak banyak diberi kesempatan, jadinya seperti ini, minim produktivitas,''jelasnya.
Selain masih memburu striker, pihaknya juga masih mencari tambahan pemain di sektor gelandang.
Namun untuk kebutuhan di lini kedua ini dinilai tidak terlalu urgent, sehingga tidak harus didatangkan secepatnya.
''Manajemen memberi kami slot seorang gelandang lagi. Tapi nanti sambil jalan saja, apakah ada pemain yang mau dipinjamkan atau saat putaran kedua. Saat ini kami butuh striker yang bisa mengayomi,''ucapnya.
''Tidak ada uji coba dengan tim selevel. Adanya uji coba dengan Persis junior ataupun dengan tim lokal yang tidak ada tekanan. Ini untuk memberikan relaksasi kepada pemain, conditioning saja,''ungkap Pelatih Persis Aris Budi Sulistyo, Senin (13/4).
Laga persahabatan dengan tim yang levelnya di bawah itu tidak akan digelar dalam waktu dekat.
Melainkan setelah 19 April. Ini agar para pemain kondisi fisiknya tetap terjaga sebelum menghadapi laga perdana.
Di satu sisi, tim pelatih juga masih menunggu kedatangan striker incaran. Saat ini, pemain tersebut sedang mengurus izin keluar dari klub lamanya. Kendati belum dikontrak, namun perlu ada pembicaraan baik-baik dengan klub lamanya.
''Hanya menunggu kedatangan. Mekanismenya harus ada surat keluar, dan saya sudah mendapat banyak referensi dari teman, yang bersangkutan musim lalu tidak mendapat klub karena tidak ada kecocokan harga dengan klub Divisi Utama, bukan karena soal performanya,''ujar dia.
Meski sudah hampir pasti merapat, namun mantan arsitek Persik Kediri itu masih menyimpan rapat-rapat pemain incarannya. Dia tidak ingin ada gangguan dari tim lainnya. Sebab, kehadiran striker senior berpengalaman menjadi kebutuhan krusial timnya saat ini.
Karena dalam beberapa kali uji coba, dari tiga penyerang yang ada saat ini, belum membuat mantan pemain Arseto Solo itu puas. Contohnya saat dijamu Laskar Nusakambangan, julukan PSCS, anak asuhnya sebenarnya mendapat banyak peluang namun tidak bisa dikonversi menjadi gol. Baik itu tinggal berhadapan dengan kiper ataupun dua lawan satu.
''Butuh pemain yang punya jam terbang. Sebenarnya Indra Gunawan itu di awal-awal bagus, tapi mungkin karena musim lalu di klub lamanya tidak banyak diberi kesempatan, jadinya seperti ini, minim produktivitas,''jelasnya.
Selain masih memburu striker, pihaknya juga masih mencari tambahan pemain di sektor gelandang.
Namun untuk kebutuhan di lini kedua ini dinilai tidak terlalu urgent, sehingga tidak harus didatangkan secepatnya.
''Manajemen memberi kami slot seorang gelandang lagi. Tapi nanti sambil jalan saja, apakah ada pemain yang mau dipinjamkan atau saat putaran kedua. Saat ini kami butuh striker yang bisa mengayomi,''ucapnya.
(aww)