Balas Dendam

Rabu, 15 April 2015 - 09:31 WIB
Balas Dendam
Balas Dendam
A A A
PARIS - Sukses membalas dendam dari Chelsea, Paris Saint-Germain (PSG) kini mengincar hal serupa saat menghadapi Barcelona pada perempat final Liga Champions.

Les Parisiens belum lupa kenangan pahit 2012/2013. Ketika itu, mereka disingkirkan Barcelona, meski tidak tumbang pada dua pertemuan di babak 8 besar. Ya, PSG tersisih akibat gol tandang setelah bermain 2-2 dan 1-1. Waktu berjalan dan PSG bertambah kuat. Kemampuan memupus harapan Chelsea di perdelapan final, membayar nestapa yang diberikan pasukan Jose Mourinho pada musim lalu, menambah kepercayaan diri mereka untuk memberikan penderitaan serupa bagi El Azulgrana.

PSG pun berniat belajar dari pengalaman fase grup. Mereka berjaya 3-2 di Parc des Princes. Namun, anak asuh Laurent Blanc itu menyerah 1-3 di Camp Nou. PSG jelas tidak boleh mengulang hasil serupa karena bakal kalah agregat. Mereka mesti menang meyakinkan pada duel pembuka di kandang sendiri, dini hari nanti. Repotnya, tuan rumah tidak diperkuat beberapa pilar.

Zlatan Ibrahimovic dan Marco Veratti terkena sanksi. David Luiz dan Thiago Motta terkapar di ruang perawatan. Meski begitu, performa Les Parisiensbelakangan ini sangat baik. Mereka berturut-turut menghajar musuh bebuyutan Olympique Marseille demi memperkukuh posisi di puncak klasemen Ligue 1, membekuk Saint-Etienne di semifinal Coupe de France, serta mengecundangi Bastia pada final Coupe de la Ligue.

Rentetan rapor impresif ini menumbuhkan peluang mereka menyapu bersih gelar domestik. “Momentum berada di pihak kami. Kami menuju puncak pada fase krusial kompetisi. Kondisi ini berbeda dari musim lalu. Pada periode ini, kami sedang menurun,” tandas Blanc, dikutip Reuters. PSG tentu sadar bukan tugas mudah menumbangkan Barcelona. Walau baru tergelincir di Primera Liga akibat ditahan Sevilla, El Azulgrana tetaplah kekuatan menakutkan.

Trisula Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar pasti meneror pertahanan PSG. Selain kualitas lini depan, Barcelona turut didukung sisi historis. Klub Katalan itu mampu menembus semifinal Liga Champions enam kali di tujuh edisi teranyar, dua di antaranya berujung gelar. Faktor sejarah ini sangat penting.

Pasalnya, jarang tim baru bisa mencatat prestasi maksimal di Liga Champions. PSG dapat melihat nasib Manchester City (Man City) yang tidak berdaya di hadapan Barcelona di 16 besar. Tapi, Barcelona sadar, PSG bukanlah Man City. “Ini pertemuan besar. Kami menghormati PSG. Mereka salah satu favorit juara,” tandas Entrenador Barcelona Luis Enrique.

Harley ikhsan
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
13 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
13 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
13 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
15 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
19 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
19 jam yang lalu
Infografis
Trilogi Beterbiev vs...
Trilogi Beterbiev vs Bivol, Pertarungan Pelampiasan Dendam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved