Klub QNB Ancam Boikot Undangan Menpora

Sabtu, 25 April 2015 - 14:42 WIB
Klub QNB Ancam Boikot...
Klub QNB Ancam Boikot Undangan Menpora
A A A
LAMONGAN - Undangan Menpora yang ditujukan kepada klub kontestan QNB League tak lantas membuat mereka antusias. Klub-klub di level teratas kompetisi Indonesia masih belum mempunyai sikap pasti dalam merespons undangan tersebut. Bahkan klub berencana memboikot pertemuan tersebut bila tanpa kehadiran Arema dan Persebaya.

Dalam undangan yang dikirimkan Menpora, Arema Cronus dan Persebaya Surabaya tidak tercantum di dalamnya. Kedua klub tersebut sejak semula memang dipersoalkan karena aspek legalitas yang tak memenuhi standar verifikasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Sementara, kabar yang diterima media ini, ada sinyal tim-tim kontestan QNB League hanya akan menghadiri undangan Menpora jika komposisi klub lengkap. Artinya klub-klub berencana tidak akan memenuhi undangan tanpa kehadiran Arema dan Persebaya.

"Ada wacana seperti itu, semacam bentuk solidaritas di antara klub-klub peserta QNB League. Dasar pemikirannya, kalau Persebaya dan Arema masih bermasalah, jalan terbaik adalah mencari solusinya dan bukan mengabaikan begitu saja. Tapi itu baru wacana saja," ujar sumber media ini yang meminta tak disebut namanya, Sabtu (25/4/2015).

Bagaimana sikap Arema? "Saya tak kaget. Sebelumnya memang Menpora dan BOPI mempersoalkan legalitas Arema Cronus. Kami sendiri sudah berupaya keras untuk membenahi aspek legalitas dengan melakukan rekonsiliasi demi kebaikan klub," sahut Iwan Budianto, CEO Arema Cronus.

Iwan sendiri nantinya berharap semua pihak melihat secara objektif terkait upaya perbaikan yang dilakukan Singo Edan melalui rekonsiliasi. "Saya harap semua bisa memahami bahwa Arema tidak tinggal diam dan terus berusaha mencari solusi terbaik," imbuhnya.

Selain masih memikirkan nasib pertandingan yang batal digelar, manajemen klub juga merasa masih perlu berkomunikasi dengan beberapa pihak. Persela Lamongan adalah salah satu klub yang tercantum di undangan, bersama 15 kontestan lainnya. (Baca juga: Kemenpora Pastikan Liga Tetap Berjalan)

Hingga Sabtu (25/4), Persela belum bisa memastikan datang atau tidak ke pertemuan yang digelar Menpora pada Senin (27/4). "Kami belum bisa memutuskan. Masih perlu membicarakan lagi dengan internal klub," tutur Media Officer Persela Arif Bakhtiar.

Selain itu, Arif menambahkan, "Kami juga perlu berkomunikasi dulu dengan PT Liga Indonesia sekaligus klub-klub lainnya. Persela masih tetap merasa berada di bawah payung PT Liga Indonesia sebagai operator kompetisi sehingga perlu adanya komunikasi."

Sikap yang sama juga ditunjukkan Persegres Gresik United yang masih menunggu perkembangan lebih lanjut. "Manajemen belum berpikir ke sana (undangan). Kami masih disibukkan dengan pertandingan yang belum ada kepastiannya," tutup Manager Persegres Bagoes Cahyo Yuwono
(sha)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Covid-19 buat PSSI Jalan...
Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
APBN Mendukung Sepakbola...
APBN Mendukung Sepakbola Nasional, Ada Rp127,10 Miliar Mengalir ke PSSI
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Berita Terkini
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
16 menit yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
1 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
2 jam yang lalu
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
4 jam yang lalu
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
10 jam yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
14 jam yang lalu
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved