PSSI: Adil dan Terhormat Jika Menpora Cabut Surat Pembekuan
Rabu, 29 April 2015 - 21:17 WIB
PSSI: Adil dan Terhormat Jika Menpora Cabut Surat Pembekuan
A
A
A
JAKARTA - Pengurus PSSI akhirnya mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait sanksi administratif berupa kegiatan keolahragaan Persatuan Sepak Bola Seluruh lndonesia (PSSI) tidak diakui. PSSI berharap Menpora berlaku adil dan terhormat dengan menarik surat tersebut demi nama baik bangsa Indonesia.
Dalam surat bernomor 549/UDN/380/IV-2015 yang ditandatangani Plt. Sekjen PSSI Azwan Karim, PSSI menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapat teguran keras dari Asian Football Confederation (AFC) dan FIFA terkait kondisi terkini sepak bola Indonesia, sebagai imbas diterbitkannya
Teguran itu diterima delegasi PSSI saat mengikuti Kongres AFC yang puncaknya digelar Kamis (30/4) di Manama, Bahrain. Indonesia diwakili Ketua Umum, La Nyalla Mattalitti, Wakil Ketua Umum Hinca Panjaitan, dan Plt. Sekjen Azwan Karim.
"Intinya, FIFA bersama AFC akan melakukan tindakan kepada sepak bola lndonesia yang berdampak langsung terhadap semua event sepakbola lnternasional yang akan atau segera dan sedang berlangsung, sesuai dengan Statuta FIFA art.14 par.3," demikian bunyi surat tersebut seperti dilansir laman resmi PSSI (PSSI.org).
"Selaku anak bangsa kami yakin dan percaya Bapak Menteri (Imam Nahrawi) dapat berlaku adil dan terhormat dengan menarik surat tersebut demi nama baik Bangsa Indonesia."
PSSI khawatir bila AFC dan FIFA mengambil tindakan akan berdampak langsung terhadap keikutsertaan Timnas U-23 di SEA Games 2015, tim Persipura Jayapura dan Persib Bandung di AFC Cup 2015, Timnas Wanita di AFF Women Championship, Timnas Wanita di AFC U-14 Girls' Regional Championship 2015, Kualifikasi Piala Asia dan Dunia 2015/2016, Tuan Rumah AFF U-16 dan AFF U-19 tahun 2015, dan kegiatan pelatihan-pelatihan internasional.
Surat PSSI juga ditembuskan kepada Presiden RI Joko Widodo, Wakil presiden Jusuf Kalla, Kepala Kepolisian RI, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Ketua Komisi X DPR RI, Ketua Umum KONI, Ketua Umum KOI, dan Komite Eksekutif PSSI.
Dalam surat bernomor 549/UDN/380/IV-2015 yang ditandatangani Plt. Sekjen PSSI Azwan Karim, PSSI menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapat teguran keras dari Asian Football Confederation (AFC) dan FIFA terkait kondisi terkini sepak bola Indonesia, sebagai imbas diterbitkannya
Teguran itu diterima delegasi PSSI saat mengikuti Kongres AFC yang puncaknya digelar Kamis (30/4) di Manama, Bahrain. Indonesia diwakili Ketua Umum, La Nyalla Mattalitti, Wakil Ketua Umum Hinca Panjaitan, dan Plt. Sekjen Azwan Karim.
"Intinya, FIFA bersama AFC akan melakukan tindakan kepada sepak bola lndonesia yang berdampak langsung terhadap semua event sepakbola lnternasional yang akan atau segera dan sedang berlangsung, sesuai dengan Statuta FIFA art.14 par.3," demikian bunyi surat tersebut seperti dilansir laman resmi PSSI (PSSI.org).
"Selaku anak bangsa kami yakin dan percaya Bapak Menteri (Imam Nahrawi) dapat berlaku adil dan terhormat dengan menarik surat tersebut demi nama baik Bangsa Indonesia."
PSSI khawatir bila AFC dan FIFA mengambil tindakan akan berdampak langsung terhadap keikutsertaan Timnas U-23 di SEA Games 2015, tim Persipura Jayapura dan Persib Bandung di AFC Cup 2015, Timnas Wanita di AFF Women Championship, Timnas Wanita di AFC U-14 Girls' Regional Championship 2015, Kualifikasi Piala Asia dan Dunia 2015/2016, Tuan Rumah AFF U-16 dan AFF U-19 tahun 2015, dan kegiatan pelatihan-pelatihan internasional.
Surat PSSI juga ditembuskan kepada Presiden RI Joko Widodo, Wakil presiden Jusuf Kalla, Kepala Kepolisian RI, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Ketua Komisi X DPR RI, Ketua Umum KONI, Ketua Umum KOI, dan Komite Eksekutif PSSI.
(sha)