Filipina Geram dan Menangis: Pacquiao Dicurangi!

Minggu, 03 Mei 2015 - 16:05 WIB
Filipina Geram dan Menangis:...
Filipina Geram dan Menangis: Pacquiao Dicurangi!
A A A
MANILA - Rakyat Filipina menangis. Mereka kecewa campur sedih atas kekalahan yang diderita Manny Pacquiao dari petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather dalam duel bertajuk "Pertarungan Abad Ini" di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Minggu (3/5/2015) pagi WIB.

Ribuan rakyat Filipina memadati sejumlah Gimnasium, bioskop, dan bar untuk menyaksikan pahlawan mereka bertarung mempertaruhkan gelar juara dunia kelas welter versi WBA, WBC, dan WBO. Mereka rela datang pelosok kota hanya untuk bersama mendukung Pacquiao, pria kelahiran Kibawe, Filipina, 17 Desember 1978, dalam acara nobar (menonton bareng).

Namun, alih-alih Pacquiao menang, justru hakim memberikan kemenangan angka 118-110, 116-112, 116-112 untuk Mayweather. Jelas, kekecewan tergambar di wajah Filipino. Mereka mengecam wasit dan menyebut Pacquiao telah dicurangi. (Baca juga: Mayweather Kalungkan Gelar Juara WBA, WBO, dan WBC)

"Pacquiao telah dicurangi. Mayweather tidak satu pun mendaratkan pukulan telak," ujar seorang teknisi televisi kabel berusia 41 tahun Romeo Rivera, dilansir sports.yahoo.com. (Baca juga: Pacquiao Rajin Lepaskan Pukulan, Catatan Compubox Malah Beda)

Rivera merupakan satu dari ribuan orang yang berkumpul di alun-alun utama Manila Marikina di pinggiran kota untuk menonton pertempuran di layar raksasa yang dipasang di belakang truk.

Sementara di selatan Kota Pelabuhan Zamboanga, ejekan keras bergema di dalam sebuah Gimnasium tentara di mana ribuan tentara dan keluarga mereka menyaksikan Pacquiao menelan kekalahan keenam sepanjang kariernya.

"Keputusan itu tidak adil. Dari awal, para komentator pun percaya banyak poin diberikan untuk Manny. Semua orang kecewa," ungkap Letnan Kolonel Noel Precioso. Orang-orang di sekitarnya pun mengungkapkan sentimen yang sama.

Bahkan komandan militer negara itu, Jenderal Gregorio Catapang, dengan nada emosional berkomentar soal kekalahan Pacquiao. "Saya pikir keputusan itu tidak adil. Seperti Manny bilang, dia bakal menang angka. Memang, kedua petinjua bertarung dengan hati-hati, tapi Manny lebih agresif. Dia memukul Floyd," kata Catapang.
(sha)
Berita Terkait
Tinju Kelas Welter Membusuk,...
Tinju Kelas Welter Membusuk, Juara Dunia Takut Bertarung
Adrien Broner Tuntut...
Adrien Broner Tuntut Al Haymon Rp153 M Demi Tarung Lagi
Mampukah Israil Madrimov...
Mampukah Israil Madrimov Guncang Jagat Tinju Kelas Welter Super?
Mayweather Tantang Jake...
Mayweather Tantang Jake Paul Bertarung Tinju Kelas Welter Super
Biodata dan Agama Danny...
Biodata dan Agama Danny Garcia, Petinju Kelas Welter yang Gagal Dapatkan Gelar Juara WBA
Jaron Ennis Lepas Sabuk...
Jaron Ennis Lepas Sabuk Kelas Welter WBA-IBF, Naik Kelas Welter Super
Berita Terkini
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
5 jam yang lalu
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
10 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
12 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
14 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
15 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved