PSS Sleman Jajaki Kompetisi Bentukan Menpora

Senin, 04 Mei 2015 - 16:14 WIB
PSS Sleman Jajaki Kompetisi...
PSS Sleman Jajaki Kompetisi Bentukan Menpora
A A A
SLEMAN - PSS Sleman menjajaki mengikuti kompetisi di bawah kendali Tim Transisi bentukan Kemenpora. Namun, wacana itu masih menunggu peresmian Tim Transisi pada 9 Mei mendatang. Saat ini, skuat Super Elang Jawa tetap menjalani latihan rutin.
"Tim masih latihan biasa, setidaknya sampai nanti 9 Mei saat tim transisi resmi diumumkan oleh Menpora," tandas General Manager PT. Putra Sleman Sembada (PSS) yang menaungi PSS Sleman, Soekoco, Senin (4/5).
Soekoco mengaku belum bisa memastikan apakah nantinya PSS Sleman akan mengikuti kompetisi yang akan digulirkan oleh Tim Transisi PSSI bentukan Menpora Imam Nahrawi. Berkaca pada pengalaman gelaran Indonesian Premier League (IPL) yang dulu sempat diikuti oleh PSS Sleman, Soekoco mengaku perlu pencermatan secara mendalam untuk memutuskan apakah PSS Sleman akan tetap mengikuti kompetisi atau tidak.

Keyakinan yang dimiliki saat memilih untuk mengikuti IPL yang saat itu dinilai menjadi kompetisi yang benar, akhirnya berbanding terbalik karena kompetisinya tidak diakui oleh FIFA sebagai induk organisasi sepak bola di dunia Internasional. "Dulu LPI kita yakini kebenarannya, tapi nyatanya malah tidak diakui oleh FIFA. Belajar dari situ kita butuh mengkaji lebih mendalam," tandasnya.

Dari sisi teknis yang menjadi pertimbangan utama PSS Sleman untuk mengikuti kompetisi adalah legalitas kompetisi di mata FIFA. Hal itu dikarenakan, FIFA menjadi induk utama dari klub-klub sepak bola di dunia. "Masalahnya kompetisi dari Tim Transisi itu diakui FIFA nggak. Ada promosi ke Super Liga nggak? Semua itu berlaku tidak masalahnya di situ," tandasnya.

Dengan kondisi tersebut Soekoco menyebutkan, Jaya Hartono dan anak asuhnya dalam beberapa hari ke depan hanya menjalani rutinitas latihan. Agenda untuk uji coba ataupun pertandingan persahabatan disebut masih belum bisa dipastikan sebelum ada kejelasan keberadaan kompetisi.

Pelatih PSS Sleman Jaya Hartono menyebut jika akan mengikuti kompetisi maka anak asuhnya harus memulai dari awal untuk melakukan persiapan. Hal itu dikarenakan, pasca libur empat hari untuk menenangkan mental pemain karena batalnya kompetisi, efek samping yang paling terlihat adalah hilangnya chemistry antar pemain.

Untuk bisa membangun keterpaduan antar pemain menurut Jaya bisa dilakukan lebih cepat dengan agenda ujicoba. Dengan ujicoba pemain akan langsung merasakan tekanan sebuah pertandingan dan berupaya untuk bisa tampil optimal untuk memberikan yang terbaik bagi tim.
(aww)
Berita Terkait
PSS Sleman Umumkan Gusti...
PSS Sleman Umumkan Gusti Randa sebagai Presiden Baru Klub
Kasus Dokter Gadungan...
Kasus Dokter Gadungan di PSS Sleman, Yunus Nusi: PSSI Juga Pernah Tertipu
Keroyok Suporter PSS...
Keroyok Suporter PSS Sleman hingga Tewas, 12 Pelaku Ditangkap
Suporter PSS Meninggal...
Suporter PSS Meninggal Dikeroyok, Sepak Bola Indonesia Kembali Berduka
Media Asing Soroti Kerusuhan...
Media Asing Soroti Kerusuhan Suporter di Laga PSIS Semarang vs PSS Sleman
Keluarga Korban Tewas...
Keluarga Korban Tewas Kerusuhan Suporter PSS Sleman Minta Polisi Usut Tuntas
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
3 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
4 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
4 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
5 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
5 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Tahapan Kompetisi...
Ini Tahapan Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri WMM 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved