Alasan Force Majeure, Manajemen PSIM Bayar Gaji Hanya 50%

Minggu, 10 Mei 2015 - 14:44 WIB
Alasan Force Majeure,...
Alasan Force Majeure, Manajemen PSIM Bayar Gaji Hanya 50%
A A A
YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta masih gamang soal kelangsungan klub. Setelah menolak ikut kompetisi di bawah Tim Transisi, Laskar Mataram masih belum memutuskan untuk membubarkan diri. Keberlangsungan Laskar Mataram yang dibentuk untuk mengarungi Divisi Utama (DU) 2015 diserahkan sepenuhnya ke manajemen.

Sementara secara pasti kompetisi telah dinyatakan selesai oleh PSSI sebelum sempat bergulir. Namun Topas "Tepo" Pamungkas dkk masih belum dibubarkan oleh manajemen. “Kami masih menunggu keputusan dari manajemen. Saat ini sudah tidak ada kegiatan termasuk latihan karena diliburkan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” tutur Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro.

"Terkait nasib pemain, itu wewenang manajemen karena terkait kontrak. Logikanya, jika sudah diputus maka tak ada lagi kewajiban bersama PSIM atau sudah tak ada lagi ikatan. Status pemain sudah bebas," imbuh pemegang lisensi B AFC tersebut.

Jika tim yang baru dibentuk mulai Februari lalu dibubarkan, Seto berharap manajemen bisa memenuhi hak pemain dan pelatih. Hal tersebut sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani oleh setiap pemain dan pelatih. Khusus mengenai kompensasi akhir tersebut Seto mengaku belum mendapatkan kesempatan untuk membicarakan dengan manajemen tim.

Mengenai masa depannya sendiri di PSIM, pelatih yang dua musim dipercaya mengarsiteki Laskar Mataram tersebut masih enggan berandai-andai. Disebutkanya banyak faktor yang mempengaruhi termasuk salah satunya adalah, apakah manajemen tim nantinya akan mengalami perubahan jika digulirkan kompetisi baru yang disebut-sebut dimulai Oktober mendatang.

“Apakah nantinya saya masih di PSIM atau tidak, kan belum tahu. Saya juga tidak tahu apakah manajemen PSIM yang musim ini masih sama atau akan berganti. Maka dari itu saya tak bisa berspekulasi karena kondisinya memang tak menentu,” pungkasnya.

Terpisah Manajer sekaligus Ketua Umum PSIM Agung Damar Kusumandaru menyebutkan, gaji pemain disebutkannya, tetap dibayarkan hingga Mei ini. Hanya saja sesuai dengan kontrak yang ditandatangani bersama pemain, karena tidak ada kompetisi gaji hanya dibayarkan separuh alias 50%.

"Semua ini force majeure. Kami juga tidak bisa berbuat banyak. Tapi untuk kewajiban ke pemain tetap kita bayarkan sampai Mei ini dan hanya 50% karena tidak ada kompetisi," tandasnya.

Mengenai masa depan tim disebutkannya, masih menunggu hasil dari rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Liga Indonesia yang akan berlangsung 12 Mei mendatang. Hanya saja ditegaskannya, PSIM hanya akan bermain di kompetisi resmi PSSI dan bukan di turnamen. Hal itu mempertimbangkan tim dibentuk sejak awal untuk bermain di kompetisi dan bukan turnamen.
(sha)
Berita Terkait
Mantan Tangan Kanan...
Mantan Tangan Kanan Ronald Koeman Jean-Paul van Gastel Resmi Jadi Pelatih PSIM Yogyakarta
Laga Persija vs PSIM...
Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak Super League 2025-2026
PSIM Yogyakarta Kampiun...
PSIM Yogyakarta Kampiun Liga 2 2024-2025, Akhir Penantian 2 Dekade!
Bentrok Pecah di Jogja,...
Bentrok Pecah di Jogja, Suporter PSIM Tawuran dengan Warga
Tokoh Sepak Bola Nasional,...
Tokoh Sepak Bola Nasional, Andi Darussalam Tabusalla Meninggal Dunia
Nostalgia Sepak Bola...
Nostalgia Sepak Bola 'Kampung' di atas Gedung Pasar Utara Jakarta
Berita Terkini
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik: Marselino dan Ole Romeny Ujung Tombak
41 menit yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
53 menit yang lalu
Timnas Iran Pakai Pin...
Timnas Iran Pakai Pin 168 di Piala Dunia 2026, Simbol Korban Tewas Serangan Udara di Minab
1 jam yang lalu
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
6 jam yang lalu
Premier Padel Valencia...
Premier Padel Valencia 2026 Hadir Pekan Ini, Saksikan Aksi Para Bintang Padel Dunia di VISION+
7 jam yang lalu
Forki DKI Jakarta Juara...
Forki DKI Jakarta Juara Umum Kejuaraan Karate Internasional Adidas Open 2026
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved