Pacquiao Harus Lupakan Kekalahan dan Segera Pensiun
Senin, 11 Mei 2015 - 15:31 WIB
Pacquiao Harus Lupakan Kekalahan dan Segera Pensiun
A
A
A
MANILA - Manny Pacquiao diminta untuk melupakan kekalahannya dari Floyd Mayweather Jr. Bukan itu saja, Pacquiao juga diminta untuk segera pensiun dari dunia tinju internasional.
Permintaan itu disampaikan Gerry Penalosa. Ia merupakan mantan juara dunia dari dua versi badan tinju berbeda.
Sebagai petinju profesional, Penalosa menilai kalau rekan senegarnya itu telah memiliki segalanya. Dan kekalahan yang dialaminya di tarung terakhir bukanlah suatu aib mengingat ia hanya kalah angka dan sampai saat ini terus menjadi kontroversi.
Hal utama yang menjadi alasan Penalosa untuk meminta Pacaquio pensiun adalah soal kesehatan. Seperti diketahui, usai berlaga Pacman harus menjalani operasi bahu. Itu dirasakannya saat bertarung dan Pacquiao berdalih bahwa hasil kurang mengesankannya tersebut disebabkan cedera bahu yang dideritanya sebelum mega duel.
"Sebagai teman, saya konsern pada kesehatannya. Saya tidak mau dia bertarung lagi kecuali melawan Mayweather. Kalau dia berharap untuk bertarung dengan petinju baru rasanya tidak sepadan. Saya tidak mau melihat dia menggunakan pertarungan itu sebagai batu loncatan. Dia adalah ikon dan harga nasional. Saya tidak mau mengatakan dia bisa mudah memenangkan pertarungan, tapi dia sudah tidak muda lagi," ungkap Penalosa dalam wawancara dengan GMANews, Senin (11/5/2015).
![Pacquiao Harus Lupakan Kekalahan dan Segera Pensiun]()
Penalosa juga mengingatkan Pacquiao soal keluarga. "Tidak ada lagi tantangan sekarang. Di samping soal kesehatan, rasanya pensiun sangat baik untuk keluarga. Dia telah mencapai semuanya dan sudah ada di puncak tinju dunia serta pemegang rekor. Tuhan telah memberikan semua padanya," tutup Penalosa.
Permintaan itu disampaikan Gerry Penalosa. Ia merupakan mantan juara dunia dari dua versi badan tinju berbeda.
Sebagai petinju profesional, Penalosa menilai kalau rekan senegarnya itu telah memiliki segalanya. Dan kekalahan yang dialaminya di tarung terakhir bukanlah suatu aib mengingat ia hanya kalah angka dan sampai saat ini terus menjadi kontroversi.
Hal utama yang menjadi alasan Penalosa untuk meminta Pacaquio pensiun adalah soal kesehatan. Seperti diketahui, usai berlaga Pacman harus menjalani operasi bahu. Itu dirasakannya saat bertarung dan Pacquiao berdalih bahwa hasil kurang mengesankannya tersebut disebabkan cedera bahu yang dideritanya sebelum mega duel.
"Sebagai teman, saya konsern pada kesehatannya. Saya tidak mau dia bertarung lagi kecuali melawan Mayweather. Kalau dia berharap untuk bertarung dengan petinju baru rasanya tidak sepadan. Saya tidak mau melihat dia menggunakan pertarungan itu sebagai batu loncatan. Dia adalah ikon dan harga nasional. Saya tidak mau mengatakan dia bisa mudah memenangkan pertarungan, tapi dia sudah tidak muda lagi," ungkap Penalosa dalam wawancara dengan GMANews, Senin (11/5/2015).

Penalosa juga mengingatkan Pacquiao soal keluarga. "Tidak ada lagi tantangan sekarang. Di samping soal kesehatan, rasanya pensiun sangat baik untuk keluarga. Dia telah mencapai semuanya dan sudah ada di puncak tinju dunia serta pemegang rekor. Tuhan telah memberikan semua padanya," tutup Penalosa.
(bbk)