KONI Jabar Murka Pesilat Bayu Lesmana Dipaksa Kalah WO di SEA Games 2023
Sabtu, 13 Mei 2023 - 03:03 WIB
Atas kejadian ini, para pelatih pelatnas pencak silat Indonesia telah berusaha sebaik mungkin agar Bayu Lesmana dapat bertanding di babak final. Namun upaya itu gagal dan kalah atas tuan rumah dengan berbagai kepentingan maupun kewenangan yang mereka punya. Pasalnya, peluang Bayu untuk membawa medali emas sangat besar dan bisa mengalahkan pesilat tuan rumah Kamboja, Non Sromoachkhoram.
Andra R. Malela, pelatih asal Kota Bandung, tempat Bayu berasal, mengatakan bahwa Bayu Lesmana merupakan atlet pencak silat asal Kota Bandung yang sudah berlatih bersamanya sejak kecil. Ia menyayangkan kejadian ini dan mempertanyakan alasan di balik WO Bayu Lesmana.
"Dia disuruh walk out atas permintaan tuan rumah Kamboja dan saya bersama rekan-rekan disini sendiri mempertanyakan kenapa bisa WO padahal Bayu tidak cedera bahkan sedang melakukan pemanasan. Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena tahu bagaimana perjuangan Bayu untuk bisa berlaga di SEA Games 2023 membela Indonesia sampai harus menurunkan berat badannya hingga 8 kg," kata Andra.
Kejadian ini juga telah menjadi viral di media sosial. KONI Jabar berharap agar KOI dan PB IPSI segera merespons dan mengambil tindakan atas kejadian ini. Harapannya agar kejadian ini tidak terulang di masa depan.
Andra R. Malela, pelatih asal Kota Bandung, tempat Bayu berasal, mengatakan bahwa Bayu Lesmana merupakan atlet pencak silat asal Kota Bandung yang sudah berlatih bersamanya sejak kecil. Ia menyayangkan kejadian ini dan mempertanyakan alasan di balik WO Bayu Lesmana.
"Dia disuruh walk out atas permintaan tuan rumah Kamboja dan saya bersama rekan-rekan disini sendiri mempertanyakan kenapa bisa WO padahal Bayu tidak cedera bahkan sedang melakukan pemanasan. Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena tahu bagaimana perjuangan Bayu untuk bisa berlaga di SEA Games 2023 membela Indonesia sampai harus menurunkan berat badannya hingga 8 kg," kata Andra.
Kejadian ini juga telah menjadi viral di media sosial. KONI Jabar berharap agar KOI dan PB IPSI segera merespons dan mengambil tindakan atas kejadian ini. Harapannya agar kejadian ini tidak terulang di masa depan.
(sto)
Lihat Juga :