Geliat Sepak Bola Putri, 50 Madrasah Ibtidaiyah Ikut Coaching Clinic dan Soccer Challenge

Sabtu, 22 Juli 2023 - 11:36 WIB
"Sepak bola adalah olahraga tim yang berdampak positif bagi perkembangan emosi dan sosial anak. Ketika bermain sepak bola, mereka belajar bekerjasama, berkolaborasi, dan membangun rasa percaya diri. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pembentukan karakter siswa," ujar Salma saat jumpa pers di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (22/7/2023).



Keterlibatan siswi dalam sepak bola putri juga merupakan langkah tepat dalam meningkatkan potensi peserta didik di bidang non-akademis. Selain meningkatkan keterampilan sosial, kegiatan ini juga mendorong siswi untuk lebih aktif dalam berolahraga.

"Anak perempuan memerlukan aktifitas fisik, terutama dalam era digital seperti sekarang. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi siswi untuk mencintai olahraga, sehingga mereka menjadi individu yang sehat secara fisik dan mental, serta memiliki karakter yang kuat. Semoga para guru dan siswi Madrasah Ibtidaiyah berhasil dalam pelatihan dan pertandingan sepak bola ini," tambah Salma.

Selain 50 guru MI, ada juga 61 guru Sekolah Dasar negeri dan swasta yang mengikuti MilkLife Coaching Clinic Batch 1, 2 & 3, sehingga totalnya ada 111 guru yang ikut serta dalam pelatihan ini. Selain itu, 16 pelatih dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kudus dan 29 mantan pesepak bola juga turut berpartisipasi. Mereka akan membantu jika ada sekolah yang ingin berlaga dalam MilkLife Soccer Challenge bulan Agustus dan September 2023, namun tidak memiliki guru olahraga.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!