DBON Sudah Menunjukkan Hasil, Indonesia Harus Bekerja Keras Capai Prestasi di Panggung Internasional
Minggu, 08 Oktober 2023 - 22:06 WIB
"DBON sudah menunjukkan hasil, pembinaan mulai menunjukkan hasilnya, utamanya karena terarah, terdesain, dan memiliki prioritas yang jelas," ungkap Tandiyo Rahayu dalam keterangan persnya, Minggu (8/10/2023).
Karena itu, saat disinggung bahwa ada yang menginginkan DBON diubah dan bahkan tak perlu dijalankan karena protes-protes pihak tertentu, Tandiyo Rahayu melihat itu harus dicegah. "Lho, kenapa ada yang mau DBON diubah dan diganti? DBON ini kan patron yang baik untuk pembinaan olahraga di Indonesia," ungkapnya.
Menurut Tandiyo, setidaknya dalam dua tahun belakangan ini, arah olahraga prestasi di Indonesia sudah tepat. Semuanya, lanjut dia, serba terukur dan terencana.
Baca Juga: Asian Games 2022 Resmi Ditutup, Presiden COC: Mari Sebarkan Kedamaian lewat Ajang Olahraga
Ibarat alat untuk mencapai tujuan, DBON saat ini sudah dianggapnya sebagai peta jalan yang berperan sangat baik dalam mengembangkan dan memaksimalkan potensi olahraga di Indonesia. Perempuan yang juga dekan FIK Universitas Negeri Semarang itu juga menggarisbawahi bahwa penilaian terhadap kesuksesan sebuah desain pembinaan olahraga harus dilakukan dengan bijak, terutama ketika melihat jangka waktu yang panjang yang dimiliki DBON.
Karena itu, saat disinggung bahwa ada yang menginginkan DBON diubah dan bahkan tak perlu dijalankan karena protes-protes pihak tertentu, Tandiyo Rahayu melihat itu harus dicegah. "Lho, kenapa ada yang mau DBON diubah dan diganti? DBON ini kan patron yang baik untuk pembinaan olahraga di Indonesia," ungkapnya.
Menurut Tandiyo, setidaknya dalam dua tahun belakangan ini, arah olahraga prestasi di Indonesia sudah tepat. Semuanya, lanjut dia, serba terukur dan terencana.
Baca Juga: Asian Games 2022 Resmi Ditutup, Presiden COC: Mari Sebarkan Kedamaian lewat Ajang Olahraga
Ibarat alat untuk mencapai tujuan, DBON saat ini sudah dianggapnya sebagai peta jalan yang berperan sangat baik dalam mengembangkan dan memaksimalkan potensi olahraga di Indonesia. Perempuan yang juga dekan FIK Universitas Negeri Semarang itu juga menggarisbawahi bahwa penilaian terhadap kesuksesan sebuah desain pembinaan olahraga harus dilakukan dengan bijak, terutama ketika melihat jangka waktu yang panjang yang dimiliki DBON.
Lihat Juga :