Rossi: Ada Bayangan Disangka Helikopter

Senin, 17 Agustus 2020 - 15:32 WIB
Rossi sangat kritis terhadap penampilan Zarco sejak dia tiba di kelas utama MotoGP. Perselisihan itu terjadi setelah keduanya terlibat saling senggol di Austin dan Assen. (Baca juga: Di MotoGP Austria, Rossi Lolos dari Maut )

Situasi semakin memanas setelah Zarco menyebut jika dirinya menginginkan tempat di tim resmi Yamaha. "Saya berbicara dengannya dan dia (Zarco) berjanji bahwa dia tidak melakukannya dengan sengaja. Ini sudah penting. Dia menghentikan wajahnya, dia mengubah lintasannya saat mengerem dan Franco tidak bisa berbuat apa-apa. Tingkat agresivitas dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat pesat. Setiap orang mencoba untuk mengoper, itu bagus, tapi tidak perlu berlebihan karena ini olahraga yang berbahaya. Itu adalah sesuatu yang harus dipikirkan oleh semua pembalap," tutur Rossi.

Lebih jauh Rossi mengakui bahwa sangat baik baginya untuk kembali ke trek agar tidak memikirkan apa yang terjadi dan bahwa ia akan menjalani kehidupan normal setelah peristiwa menakutnya yang nyaris membuat dirinya kehilangan nyawa.

"Kejadian ini akan membantu saya," pungkas Rossi.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!