Oscar De La Hoya Mau Mati saat Lawan Manny Pacquiao

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 07:27 WIB
De La Hoya mengatakan bahwa ia tahu bahwa ia tidak memiliki kemampuan itu sejak awal. "Ronde pertama terjadi, dia meninju saya, saya tidak bisa membalas. Naluri saya tidak ada di sana. Otot-otot yang bergerak cepat tidak ada di sana," kata De La Hoya. "Saya benar-benar ingin mati di atas ring. Pada ronde kedelapan semua orang ingin menghentikannya, atau ronde ketujuh, termasuk wasit dan pelatih. Saya berkata, 'Tidak, saya ingin sekali lagi,' karena di kepala saya, saya berpikir jika dia memukul saya, mungkin saya tidak akan bangun.

"Saya ingin seluruh hidup saya mati. Seluruh hidup yang saya jalani saat itu. Harus menjalani rehabilitasi, harus melalui semua ketenaran dan uang dan wanita dan ini dan itu, itu sangat berat," kenang De La Hoya. "Sekarang saya tidak bisa tampil. Sekarang saya tidak memiliki hal terakhir yang saya cintai, yang telah saya perjuangkan dengan keras. Saya tidak memilikinya lagi, maka akhiri saja di sini, di tengah ring, pukul saja saya supaya saya mati."

Baca Juga: Devin Haney Tamat Atau Naik Kelas Lawan Jaron Ennis

De La Hoya tetap berada di pojok ring setelah ronde kedelapan. Sharpe bertanya apakah De La Hoya seharusnya meminta pertarungan itu dilakukan di kelas menengah junior. Pada tahun itu, Pacquiao memulai tahun 2008 sebagai juara kelas bulu super dengan kemenangan angka terbelah atas Juan Manuel Marqiuez, naik ke kelas ringan dengan kemenangan TKO atas David Diaz, lalu naik ke kelas menengah untuk pertarungan melawan De La Hoya.

"Saya tidak mengira mereka akan melakukannya [di kelas 69,8 kg]," kata De La Hoya. "Berat badannya naik. Itu mungkin terlalu berlebihan pada saat itu. namun bahkan pada berat badan 69,8 kg, dia mungkin masih bisa mengalahkan saya."
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!