Putaran Final Trial Game Dirt 2024 di Malang, Perburuan Gelar Juara Umum Memanas!
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 07:52 WIB
Meraih gelar juara di ajang Trial Game Dirt bukanlah perkara mudah, karena keberanian saja tidak cukup. Diperlukan konsistensi dan daya juang yang tinggi untuk bisa naik podium dan merasakan gelar juara. Hal ini dirasakan betul oleh M. Excel, rider yang saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara kelas utama FFA Open dengan 82 poin. Untuk merebut gelar juara, M. Excel harus tampil sempurna di putaran final demi menyalip Lantian Juan, yang memimpin klasemen dengan 97 poin.
Optimisme M. Excel semakin meningkat setelah meraih medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 pada cabang olahraga grasstrack kelas modifikasi beregu. "Saya akan berusaha maksimal di seri final di Malang dan optimis dapat memberikan penampilan terbaik. Dua elemen yang saya persiapkan dengan baik adalah kesiapan fisik dan performa motor," ujar M. Excel.
Dalam seri sebelumnya di Solo, Lantian Juan tampil gemilang hingga sukses menjadi juara di kelas utama FFA Open. Namun, jika ia tidak bisa mengantisipasi dengan baik di putaran final, para pebalap lain siap merebut posisi klasemen dari juara bertahan tahun lalu itu. Selain M. Excel di posisi kedua, peringkat berikutnya diisi oleh Ivan Harry Nugroho dengan 72 poin, serta duo bersaudara Ananda dan Marcellino Rigi dengan masing-masing 68 dan 62 poin.
"Saya tidak akan berpuas diri dengan pencapaian saat ini, karena persaingan di seri terakhir nanti akan sangat berat. Semua lawan masih memiliki peluang untuk juara," ungkap Lantian Juan, pebalap bernomor start 100 itu.
Sementara itu, di kelas Campuran Open, peta persaingan juga masih didominasi oleh Lantian Juan dengan 95 poin, diikuti M. Excel dengan 77 poin di posisi kedua. Peringkat ketiga ditempati oleh Ivan Harry Nugroho dengan 71 poin, sedangkan posisi keempat dan kelima masing-masing diisi oleh Ananda Rigi (70 poin) dan Savona Okky (59 poin). Selain kelas utama FFA Open dan Campuran Open, Trial Game Dirt juga memperlombakan kelas tambahan, yaitu Campuran Non-Seeded dan FFA Master.
Optimisme M. Excel semakin meningkat setelah meraih medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 pada cabang olahraga grasstrack kelas modifikasi beregu. "Saya akan berusaha maksimal di seri final di Malang dan optimis dapat memberikan penampilan terbaik. Dua elemen yang saya persiapkan dengan baik adalah kesiapan fisik dan performa motor," ujar M. Excel.
Dalam seri sebelumnya di Solo, Lantian Juan tampil gemilang hingga sukses menjadi juara di kelas utama FFA Open. Namun, jika ia tidak bisa mengantisipasi dengan baik di putaran final, para pebalap lain siap merebut posisi klasemen dari juara bertahan tahun lalu itu. Selain M. Excel di posisi kedua, peringkat berikutnya diisi oleh Ivan Harry Nugroho dengan 72 poin, serta duo bersaudara Ananda dan Marcellino Rigi dengan masing-masing 68 dan 62 poin.
"Saya tidak akan berpuas diri dengan pencapaian saat ini, karena persaingan di seri terakhir nanti akan sangat berat. Semua lawan masih memiliki peluang untuk juara," ungkap Lantian Juan, pebalap bernomor start 100 itu.
Sementara itu, di kelas Campuran Open, peta persaingan juga masih didominasi oleh Lantian Juan dengan 95 poin, diikuti M. Excel dengan 77 poin di posisi kedua. Peringkat ketiga ditempati oleh Ivan Harry Nugroho dengan 71 poin, sedangkan posisi keempat dan kelima masing-masing diisi oleh Ananda Rigi (70 poin) dan Savona Okky (59 poin). Selain kelas utama FFA Open dan Campuran Open, Trial Game Dirt juga memperlombakan kelas tambahan, yaitu Campuran Non-Seeded dan FFA Master.
Lihat Juga :