Kontroversi IBF Dikecam! Penantang Utama Tak Layak Dapat Ranking Apalagi Mandatory
Rabu, 23 Oktober 2024 - 09:09 WIB
Selain itu, mengapa mereka menuntut Usyk untuk menghadapi petinju yang baru saja ia kalahkan tahun lalu?
Baca Juga: Apakah Terence Crawford vs Bakhram Murtazaliev Duel Unifikasi Gelar?
Juara IBF, Jai Opetaia, secara luas dianggap sebagai petinju terbaik di divisi ini, jadi tidak ada salahnya untuk bertarung di sana. Namun, penantang utamanya adalah petinju Jerman kelahiran Turki berusia 39 tahun bernama Huseyin Cinkara.
Cinkara memiliki rekor 22-0 (18 KO), namun jika dilihat lebih dekat, ia belum pernah mengalahkan siapapun - tidak ada yang layak menempati peringkat 10 besar, apalagi peringkat 1 besar. Sebagai konteks, ia tidak diberi peringkat oleh TBRB dan The Ring.
Minggu lalu, sekitar 23 menit setelah Artur Beterbiev mengungguli Dmitry Bivol dalam pertarungan untuk memperebutkan keempat sabuk, IBF mengkonfirmasi bahwa pertarungan berikutnya bagi sang juara tak terbantahkan ini akan berlangsung melawan petinju asal Jerman, Michael Eifert, dengan rekor 13-1 (5 KO).
Apa yang telah dilakukan Eifert sehingga ia dianggap sebagai lawan yang layak bagi salah satu petinju terbaik di dunia tinju masih belum jelas - tentu saja kemenangan angka 12 ronde atas Jean Pascal, 79 tahun, bulan Maret lalu tidaklah cukup. Eifert tidak memiliki peringkat dari TBRB dan The Ring.
Baca Juga: Apakah Terence Crawford vs Bakhram Murtazaliev Duel Unifikasi Gelar?
Kelas Penjelajah
Juara IBF, Jai Opetaia, secara luas dianggap sebagai petinju terbaik di divisi ini, jadi tidak ada salahnya untuk bertarung di sana. Namun, penantang utamanya adalah petinju Jerman kelahiran Turki berusia 39 tahun bernama Huseyin Cinkara.
Cinkara memiliki rekor 22-0 (18 KO), namun jika dilihat lebih dekat, ia belum pernah mengalahkan siapapun - tidak ada yang layak menempati peringkat 10 besar, apalagi peringkat 1 besar. Sebagai konteks, ia tidak diberi peringkat oleh TBRB dan The Ring.
Kelas Berat Ringan
Minggu lalu, sekitar 23 menit setelah Artur Beterbiev mengungguli Dmitry Bivol dalam pertarungan untuk memperebutkan keempat sabuk, IBF mengkonfirmasi bahwa pertarungan berikutnya bagi sang juara tak terbantahkan ini akan berlangsung melawan petinju asal Jerman, Michael Eifert, dengan rekor 13-1 (5 KO).
Apa yang telah dilakukan Eifert sehingga ia dianggap sebagai lawan yang layak bagi salah satu petinju terbaik di dunia tinju masih belum jelas - tentu saja kemenangan angka 12 ronde atas Jean Pascal, 79 tahun, bulan Maret lalu tidaklah cukup. Eifert tidak memiliki peringkat dari TBRB dan The Ring.
Lihat Juga :