Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 02:02 WIB
"Sejak kecil saya bermimpi membela warna Kolombia, mendengar lagu kebangsaan, mewakili jutaan rakyat, dan mencetak gol di Piala Dunia. Hari ini saya hanya bisa bersyukur kepada Tuhan karena telah memberikan kesempatan untuk mewujudkan mimpi itu. Kenangan itu akan selalu saya bawa sepanjang hidup," lanjutnya.

Campaz juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan selama turnamen serta kepada keluarganya yang selalu berada di sisinya dalam suka maupun duka.

"Kepada seluruh rakyat Kolombia, saya juga merasakan sakit atas kegagalan ini. Kami pun bermimpi melangkah lebih jauh dan memahami kesedihan yang dirasakan semua orang hari ini sebagai sesama warga Kolombia."

Di akhir pesannya, Campaz menyampaikan permintaan maaf karena gagal membawa negaranya melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

"Saya sangat menyesal tidak bisa memberikan kebahagiaan yang kita semua harapkan. Namun saya ingin semua tahu bahwa tidak pernah ada kekurangan dedikasi, komitmen, maupun kecintaan terhadap seragam ini. Saya memberikan segalanya di lapangan dan saya akan melakukannya seribu kali lagi demi negara saya," tutupnya.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!