Ini Alasan Tuchel Setelah PSG Dihajar Manchester United
Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:05 WIB
“Sangat sulit terus bermain di ruangan tertutup, sangat sulit. Sekarang atmosfirnya di Liga Champions tidak lagi sama. Itu salah satu alasan (mengapa PSG kalah dari MU), tapi bukan faktor utama. Kami akan menganalisa dan melakukan diskusi, tapi di ruangan tertutup,” ucapnya, dilansir skysport.
Pernyataan Tuchel sekilas tidak sesuai fakta. Pasalnya, di Liga Champions musim lalu PSG bisa meraih sejumlah kemenangan di babak gugur yang digelar di Lisbon, Portugal, meski tampil tanpa penonton, dan mampu melaju hingga ke final walau dikalahkan Bayern Muenchen 0-1.
“Saya tidak perlu memperlihatkan bukti, saya tahu ini grup yang sulit. Saya tahu apa kekurangan kami. Kami punya banyak pemain cedera, pemain yang sudah membuktikan apa yang bisa mereka lakukan. Kami sudah berusaha. Tapi, saya akan selalu membela pemain saya. Sebab, mereka pemain yang sama yang tampil bagus pada pekan lalu, bulan lalu,” lanjut Tuchel.
(Baca Juga: PSG Takluk dari Man United, Thomas Tuchel : Ini Kekalahan Terburuk )
Pada laga kandang itu PSG tidak diperkuat sejumlah pemain seperti Marquinhos dan Marco Verratti. Sementara Neymar dan Kylian Mbappe yang jadi andalan ternyata bisa dinetralisir lini belakang sesuai taktik Ole Gunnar Solskjaer.
Pernyataan Tuchel sekilas tidak sesuai fakta. Pasalnya, di Liga Champions musim lalu PSG bisa meraih sejumlah kemenangan di babak gugur yang digelar di Lisbon, Portugal, meski tampil tanpa penonton, dan mampu melaju hingga ke final walau dikalahkan Bayern Muenchen 0-1.
“Saya tidak perlu memperlihatkan bukti, saya tahu ini grup yang sulit. Saya tahu apa kekurangan kami. Kami punya banyak pemain cedera, pemain yang sudah membuktikan apa yang bisa mereka lakukan. Kami sudah berusaha. Tapi, saya akan selalu membela pemain saya. Sebab, mereka pemain yang sama yang tampil bagus pada pekan lalu, bulan lalu,” lanjut Tuchel.
(Baca Juga: PSG Takluk dari Man United, Thomas Tuchel : Ini Kekalahan Terburuk )
Pada laga kandang itu PSG tidak diperkuat sejumlah pemain seperti Marquinhos dan Marco Verratti. Sementara Neymar dan Kylian Mbappe yang jadi andalan ternyata bisa dinetralisir lini belakang sesuai taktik Ole Gunnar Solskjaer.
(mirz)
Lihat Juga :