Kasus Covid-19 Tak Terkendali, Balapan MotoGP Mandalika Bisa Batal
Selasa, 03 November 2020 - 12:27 WIB
Indonesia menjadi salah satu negara yang bermasalah dengan krisis kesehatan tersebut. Hingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 415.000 orang di mana 14.044 di antaranya meninggal.
Jika situasi ini tidak segera ditangani pemerintah, GP Mandalika bisa saja masuk dalam salah satu seri yang dibatalkan dan dipindahkan ke negara lain yang lebih siap.
"Tanggalnya bakal seperti biasa. Kalender balap akan terdiri dari 20 Grand Prix. Jika, misalnya, tak memungkinkan pergi ke Amerika Serikat atau negara lain seperti di Asia, tanggalnya akan dipindahkan atau diganti. Akan ada tiga sirkuit cadangan yang nanti bisa dipilih," kata Ezpeleta dilansir gpone.
Baca juga : Joan Mir Tidak Butuh Menang untuk Jadi Juara Dunia MotoGP
Meski begitu, Ezpeleta berharap 20 balapan yang direncanakan ini bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, dia juga berharap takkan ada perubahan protokol kesehatan untuk penghuni paddock MotoGP demi keselamatan kelancaran acara tersebut. "Dalam fase baru dalam pandemi ini, saya berharap tak ada kemungkinan perubahan protokol," ujarnya.
Jika situasi ini tidak segera ditangani pemerintah, GP Mandalika bisa saja masuk dalam salah satu seri yang dibatalkan dan dipindahkan ke negara lain yang lebih siap.
"Tanggalnya bakal seperti biasa. Kalender balap akan terdiri dari 20 Grand Prix. Jika, misalnya, tak memungkinkan pergi ke Amerika Serikat atau negara lain seperti di Asia, tanggalnya akan dipindahkan atau diganti. Akan ada tiga sirkuit cadangan yang nanti bisa dipilih," kata Ezpeleta dilansir gpone.
Baca juga : Joan Mir Tidak Butuh Menang untuk Jadi Juara Dunia MotoGP
Meski begitu, Ezpeleta berharap 20 balapan yang direncanakan ini bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, dia juga berharap takkan ada perubahan protokol kesehatan untuk penghuni paddock MotoGP demi keselamatan kelancaran acara tersebut. "Dalam fase baru dalam pandemi ini, saya berharap tak ada kemungkinan perubahan protokol," ujarnya.
(abr)
Lihat Juga :