Prestasi Terburuk Barcelona dalam 25 tahun, Ini Penjelasan Koeman
Minggu, 22 November 2020 - 19:02 WIB
Barcelona mencatat prestasi terburuk dalam 25 tahun terakhir setelah kalah dari Atletico/Foto/Twitter
MADRID - Barcelona mencatat prestasi terburuk dalam 25 tahun terakhir setelah menelan kekelahan 0-1 dari Atletico Madrid dalam laga La Liga 2020/2021 di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (21/11/2020) malam waktu lokal atau Minggu (22/11/2020) dini hari WIB.
Klub Catalan itu hanya meraih 11 dari 24 poin yang tersedia di La liga 2020/2021. Pasukan Ronald Koeman hanya meraih tiga kemenangan, dua kali imbang dan tiga tumbang dalam delapan pertandingan La Liga musim ini. (Baca juga: Pertahanan Ceroboh, Koeman Semprot Pemain Barcelona ).
Sulit bagi Barcelona merebut gelar liga musim ini jika penampilan mereka di bawah level terbaik. Terlalu banyak poin yang terbuang, begitu banyak sehingga ini menjadi tim Blaugrana terburuk dalam 25 tahun terakhir. Tidak terjadi sejak 1995/1996 mereka mengalami awal yang begitu sulit.
Awal buruk lainnya yang serupa memng pernah terjadi pada 2002/2003 dan 2003/2004. Namun, pada musim itu mereka mencatat tiga kemenangan, tiga imbang dan dua kekalahan dalam delapan pertandingan pembukaan mereka, memberi mereka 12 poin, satu lebih banyak dari yang berhasil dilakukan Koeman. (Baca juga: Permalukan Barcelona, Atletico Madrid Akhiri Dahaga Kemenangan ).
Tiga kekalahan dalam delapan pertandingan adalah jumlah yang banyak bagi Barcelona, dan sulit untuk menemukan preseden.
Klub Catalan itu hanya meraih 11 dari 24 poin yang tersedia di La liga 2020/2021. Pasukan Ronald Koeman hanya meraih tiga kemenangan, dua kali imbang dan tiga tumbang dalam delapan pertandingan La Liga musim ini. (Baca juga: Pertahanan Ceroboh, Koeman Semprot Pemain Barcelona ).
Sulit bagi Barcelona merebut gelar liga musim ini jika penampilan mereka di bawah level terbaik. Terlalu banyak poin yang terbuang, begitu banyak sehingga ini menjadi tim Blaugrana terburuk dalam 25 tahun terakhir. Tidak terjadi sejak 1995/1996 mereka mengalami awal yang begitu sulit.
Awal buruk lainnya yang serupa memng pernah terjadi pada 2002/2003 dan 2003/2004. Namun, pada musim itu mereka mencatat tiga kemenangan, tiga imbang dan dua kekalahan dalam delapan pertandingan pembukaan mereka, memberi mereka 12 poin, satu lebih banyak dari yang berhasil dilakukan Koeman. (Baca juga: Permalukan Barcelona, Atletico Madrid Akhiri Dahaga Kemenangan ).
Tiga kekalahan dalam delapan pertandingan adalah jumlah yang banyak bagi Barcelona, dan sulit untuk menemukan preseden.
Lihat Juga :