Efek Kedatangan Salah, Tingkat Kejahatan Kebencian di Liverpool Turun

Kamis, 10 Juni 2021 - 10:30 WIB
Chelsea melepas Salah ke Roma pada bursa transfer musim panas 2016. Setahun di Roma, Salah kembali ke Inggris dengan bergabung ke Liverpool pada musim panas 2017.

Baca juga: Strategi Baru Tak Berjalan Mulus, Fernando Santos: Portugal Masih Harus Perbaiki Diri

Salah mencuri perhatian sejak musim pertamanya di Liverpool. Salah mengukir prestasi individu dan membantu Liverpool untuk meraih empat gelar bergengsi yang salah satunya trofi Liga Primer Inggris 2019/2020.

Salah pun menjadi idola bagi suporter Liverpool. Salah, sebagai seorang muslim, pun memberikan contoh yang baik melalui sikapnya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, kehadiran Salah bisa memengaruhi tingkat kejahatan kebencian di kota Liverpool.

Sekadar informasi, kejahatan kebencian adalah tindak pidana yang bermotif prasangka terhadap kekurangan seseorang, ras, agama, orientasi seksual atau identitas transgender. Tingkat kejahatan kebencian di kota Liverpool turun 16% ketimbang daerah lain di Inggris sejak Salah datang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!