Covid-19 dan Heat-stroke Landa Tokyo Jelang Pembukaan Olimpiade 2020
Kamis, 22 Juli 2021 - 09:14 WIB
Dengan kata lain, cuaca ini akan mengancam penyelenggaraan upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 23 Juli 2021 nanti. Tim panitia pun merencanakan strategi untuk menghalau panas selama Olimpiade.
Salah satu bentuk upayanya, tim penyelenggara meluncurkan alat penghalau panas bagi beberapa perangkat pertandingan. Misalnya, stasiun penyemprot kabut untuk kuda olimpiade dan rompi pendingin untuk wasit.
Temperatur tinggi kemungkinan akan menjadi tantangan tambahan bagi para atlet terutama yang berasal dari negara-negara belahan bumi selatan. Katakanlah seperti Selandia Baru yang saat ini tengah mengalami musim dingin.
BACA JUGA: Atlet Cantik Ini Ngamuk Dilarang Susui Bayinya di Olimpiade Tokyo
Berdasarkan pernyataan para ahli, kasus heat-stroke ini juga berpotensi menimbulkan korban layaknya Covid-19. Belum lagi, seseorang yang sakit karena hal ini memiliki gejala yang sama dengan penderita Covid-19 yakni suhu tinggi dan dehidrasi.
Salah satu bentuk upayanya, tim penyelenggara meluncurkan alat penghalau panas bagi beberapa perangkat pertandingan. Misalnya, stasiun penyemprot kabut untuk kuda olimpiade dan rompi pendingin untuk wasit.
Temperatur tinggi kemungkinan akan menjadi tantangan tambahan bagi para atlet terutama yang berasal dari negara-negara belahan bumi selatan. Katakanlah seperti Selandia Baru yang saat ini tengah mengalami musim dingin.
BACA JUGA: Atlet Cantik Ini Ngamuk Dilarang Susui Bayinya di Olimpiade Tokyo
Berdasarkan pernyataan para ahli, kasus heat-stroke ini juga berpotensi menimbulkan korban layaknya Covid-19. Belum lagi, seseorang yang sakit karena hal ini memiliki gejala yang sama dengan penderita Covid-19 yakni suhu tinggi dan dehidrasi.
Lihat Juga :