Taliban Ancam Bunuh Maziar Kouhyar Pemain Afghanistan Pertama di Liga Inggris

Minggu, 22 Agustus 2021 - 20:09 WIB
Maziar sempat berseragam Tim Nasional Afghanistan tapi mengundurkan diri sebelum menjalani laga persahabatan internasional. ’’Tiga tahun lalu saya menarik diri dari skuad Afghanistan saat pertandingan persahabatan melawan Palestina di Kabul. Terlalu berbahaya untuk mengambil risiko kembali karena Taliban selalu mengintai,’’ungkapnya.



Maziar tinggal di Birmingham bersama ayahnya, ibunya Latifa, 47, saudara laki-laki Afshin, 20, Sam, 9, dan saudara perempuan Lola, 16. Dan mereka khawatir tentang peristiwa di negaranya. Karim, yang memiliki salah satu saudaranya sendiri dibunuh oleh Taliban mengatakan: ’’Lola dan Sam mendapatkan pelajaran bahasa Persia melalui Zoom dari seorang wanita di Kabul dan tadi malam Taliban mengunjungi rumah temannya.’’

’’Mereka menuntut untuk mengetahui berapa banyak perempuan di dalam dan memerintahkan dua dari mereka keluar, mengatakan bahwa mereka tidak diizinkan untuk menginap. Mereka membawa gadis-gadis itu kembali ke rumah mereka.’’

’’Ini adalah sehari setelah Taliban bermaksud agar perempuan diperlakukan secara normal, tetapi sayangnya itu dalam interpretasi mereka tentang Islam.Mereka tidak akan menghormati wanita atau anak perempuan. Mereka akan mengangkat beberapa wanita ke posisi senior sampai pasukan asing keluar, lalu mereka akan kembali ke cara lama mereka.’’

’’Klaim mereka tentang amnesti bagi mereka yang bekerja untuk Amerika dan Inggris juga tidak benar. Mereka akan langsung menembakku.”

Baca Juga: Yordenis Ugas Bertaruh Nyawa Membelot dari Kuba demi Juara Dunia Tinju

Latifa adalah seorang mahasiswa apoteker tetapi ketika Taliban mengambil alih mereka menutup universitasnya dan melarang perempuan mendapatkan pendidikan. Sejak itu, di sini, di Inggris, ia mengikuti kursus dan menjadi pekerja penitipan anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!