Ini Alasan Larangan Bendera Merah Putih Berkibar di MotoGP Mandalika 2022
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:04 WIB
Itu tertuang dalam aturan yang dituliskan WADA pada situs resminya, Jumat (8/10/2021). Sebagaimana direkomendasikan oleh CRC dan disetujui oleh ExCo WADA, sesuai dengan Pasal 11 dan Lampiran B.3.1 dari ISCCS, para Penandatangan kehilangan hak-hak istimewa WADA mereka sampai pemulihan kembali (ISCCS Annex. B.3.1(a)).
"Indonesia dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental, atau internasional selama masa penangguhan ini. Tetapi atlet-atlet Indonesia masih mendapatkan izin untuk ikut kompetisi. Namun, mereka tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih turun di bawah nama negara, kecuali di Olimpiade dan Paralimpiade," demikian pernyataan resmi WADA.
Meski demikian, penikmat balap di Tanah Air tak perlu khawatir. Sebab, Menpora Zainudin Amali menyampaikan bahwa kekhawatiran tidak bisa menjadi tuan rumah event internasional dan tidak boleh memakai nama Indonesia pada gelaran internasional juga tidak akan terjadi.
BACA JUGA: Keindahan Sunset Sirkuit Mandalika Terbaik di Dunia
WADA akan menunggu sampel PON Papua guna memenuhi TDP (Tes Doping Plan) 2021. "Saya kira tidak ya, setelah kami menyampaikan surat pada tanggal 8 Oktober kemarin kemudian WADA sudah merespon bahwa mereka memahami apa yang terjadi di Indonesia, situasi di Indonesia, dan kemudian mereka berharap dari PON ini sampel-sampel kita sesuai TDP kita tahun 2021," kata Menpora dalam keterangan persnya, Minggu (10/10).
"Indonesia dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental, atau internasional selama masa penangguhan ini. Tetapi atlet-atlet Indonesia masih mendapatkan izin untuk ikut kompetisi. Namun, mereka tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih turun di bawah nama negara, kecuali di Olimpiade dan Paralimpiade," demikian pernyataan resmi WADA.
Meski demikian, penikmat balap di Tanah Air tak perlu khawatir. Sebab, Menpora Zainudin Amali menyampaikan bahwa kekhawatiran tidak bisa menjadi tuan rumah event internasional dan tidak boleh memakai nama Indonesia pada gelaran internasional juga tidak akan terjadi.
BACA JUGA: Keindahan Sunset Sirkuit Mandalika Terbaik di Dunia
WADA akan menunggu sampel PON Papua guna memenuhi TDP (Tes Doping Plan) 2021. "Saya kira tidak ya, setelah kami menyampaikan surat pada tanggal 8 Oktober kemarin kemudian WADA sudah merespon bahwa mereka memahami apa yang terjadi di Indonesia, situasi di Indonesia, dan kemudian mereka berharap dari PON ini sampel-sampel kita sesuai TDP kita tahun 2021," kata Menpora dalam keterangan persnya, Minggu (10/10).
Lihat Juga :