4 Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Tragedi Kanjuruhan

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 20:02 WIB
1. Jam kickoff yang terlalu malam untuk laga berisiko tinggi

Menurut Founder Pandit Football sekaligus Pemimpin Redaksi Narasi, Zen RS, pertandingan yang terlalu malam punya risiko besar bagi penonton yang hadir pada pertandingan berisiko tinggi.

Menurutnya, menggelar pertandingan sore merupakan salah satu pilihan terbaik karena semakin malam pertandingan maka tingkat kesulitan untuk pengamanan juga meningkat karena keadaan gelap.

Kickoff atau mulainya pertandingan Arema vs PErsebaya pukul 20.00 WIB, dan selesainya sekitar pukul 22.00 WIB. Belum lagi proses penonton untuk meninggalkan tribun bisa memakan waktu hingga 1-2 jam. Jika hal itu terjadi maka para penonton bisa-bisa masih berkeliaran di jalanan hingga jam tengah malam.

Menurut Menko Polhukam Mahfud MD, sebelumnya sudah ada usulan kepada panitia penyelenggara terkait waktu kickoff agar diubah sore hari. Namun, pihak penyelenggara mengabaikan usulan tersebut dan tetap melaksanakannya pada malam hari.

2. Sikap suporter

Suporter atau penonton yang hadir di stadion juga menjadi pihak yang mendapat pelajaran penting setelah Tragedi Kanjuruhan terjadi. Salah satu pelajaran berharga adalah sikap dewasa dan legowo ketika menghadapi berbagai hasil pertandingan.

Kini saatnya menerima kenyataan "menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan". Sehingga, ke depannya suporter diharapkan sudah belajar berbesar hati dalam menyikapi situasi, terutama kekalahan.

3. Prosedur keamanan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!