Rahasia Sukses Prancis di Piala Dunia 2022: Semua Tentang Menang!
Kamis, 15 Desember 2022 - 17:24 WIB
Deschamps dan anak asuhnya mungkin tidak ingin Piala Dunia 2022 berakhir dengan air mata saat mereka menantang Argentina pada laga final di Stadion Lusail, Minggu (18/12/2022) malam WIB. Karena itu, jika Les Bleus ingin menuliskan catatan fenomenal sebagai tim ketiga (Italia 1934-1938 dan Brasil 1958-1962) dalam sejarah yang mempertahankan trofi juara, maka mereka harus bermain lebih baik ketimbang saat melawan Inggris-Maroko dan tidak melakukan kesalahan sekecil apapun saat berhadapan melawan tim Tango.
BACA JUGA: Sofyan Amrabat , Benteng Lini Tengah Maroko Banjir Pujian
Saat ini Deschamps telah menciptakan tim yang dipenuhi 'monster'. Bahkan tanpa Paul Pogba, N'Golo Kante, Karim Benzema, Presnel Kimpembe, Lucas Hernandez dan Christopher Nkunku, Les Bleus tidak menyimpang dari tujuan dan metode mereka. Skuad saat ini hanya berisi sembilan pemain dari pemenang Piala Dunia 2018 (Lloris, Steve Mandanda, Alphonse Areola, Raphael Varane, Benjamin Pavard, Griezmann, Olivier Giroud, Mbappe, Ousmane Dembele) tetapi mereka telah menularkan nilai dan pengalaman mereka kepada generasi baru.
Skuad 2022 ini tentu saja mirip dengan 2018, mereka bermain dan bertarung dengan cara yang sama. Mereka bertahan dan menyerang dengan cara yang sama.
"Empat tahun lalu, setelah mengalahkan Belgia di semifinal, saya menangis di ruang ganti. Kali ini, saya sudah fokus pada hari Minggu, memulihkan diri dan mempersiapkan diri dengan baik untuk final," pungkas Griezmann.
BACA JUGA: Sofyan Amrabat , Benteng Lini Tengah Maroko Banjir Pujian
Saat ini Deschamps telah menciptakan tim yang dipenuhi 'monster'. Bahkan tanpa Paul Pogba, N'Golo Kante, Karim Benzema, Presnel Kimpembe, Lucas Hernandez dan Christopher Nkunku, Les Bleus tidak menyimpang dari tujuan dan metode mereka. Skuad saat ini hanya berisi sembilan pemain dari pemenang Piala Dunia 2018 (Lloris, Steve Mandanda, Alphonse Areola, Raphael Varane, Benjamin Pavard, Griezmann, Olivier Giroud, Mbappe, Ousmane Dembele) tetapi mereka telah menularkan nilai dan pengalaman mereka kepada generasi baru.
Skuad 2022 ini tentu saja mirip dengan 2018, mereka bermain dan bertarung dengan cara yang sama. Mereka bertahan dan menyerang dengan cara yang sama.
"Empat tahun lalu, setelah mengalahkan Belgia di semifinal, saya menangis di ruang ganti. Kali ini, saya sudah fokus pada hari Minggu, memulihkan diri dan mempersiapkan diri dengan baik untuk final," pungkas Griezmann.
(yov)
Lihat Juga :