Artur Beterbiev vs Anthony Yarde: Pertarungan Terbesar sang Penantang
Selasa, 10 Januari 2023 - 05:59 WIB
Bersiap untuk serangan ketiganya demi gelar Juara Dunia kelas berat ringan di dalam sasana Box Up Crime di jantung kota Ilford, Yarde menampilkan sosok yang sangat tenang. Yakin pada dirinya sendiri, mengetahui apa yang akan dihadapinya dan sangat yakin bahwa ia akan pulang dengan membawa sabuk juara.
"Saya santai, saya baik-baik saja dan ini adalah laga terbesar dalam karier saya," kata atlet berusia 31 tahun ini, yang dengan senang hati mengakui bahwa peluang tidak akan berpihak padanya saat menghadapi juara 18-0 dengan 18 KO. "Saya jelas senang bahwa saya akhirnya sampai pada tahap ini dan, dalam pikiran saya, saya harus mewujudkan apa yang akan saya lakukan setelahnya.''
Baca Juga: Demetrius Andrade Perpanjang Rekor Petinju Tak Terkalahkan 32-0
"Anda tahu, saya menonton tinju bahkan sebelum saya mulai dan saya suka menonton momen-momen besar dan bagaimana mereka semua datang. Penampilan terbaik saya selalu terjadi ketika saya menjadi underdog. Saya suka berada di posisi itu pada tahap karier saya saat ini dan saya merasa 28 Januari akan menjadi malam yang sangat spesial bagi saya."
Kembali ke malam bulan Mei tahun 2015, saat Yarde menjadi salah satu petinju pemuka dalam laga tambahan yang panjang, yang hanya berkurang karena mundurnya Billy Joe Saunders dari laga utama. Bradley Skeete akhirnya memuncaki laga yang juga melibatkan Frank Buglioni, seorang petarung yang nantinya akan sangat terkait dengan pertarungan melawan pendatang baru yang eksplosif di kancah divisi kelas 79,3kg.
"Saya santai, saya baik-baik saja dan ini adalah laga terbesar dalam karier saya," kata atlet berusia 31 tahun ini, yang dengan senang hati mengakui bahwa peluang tidak akan berpihak padanya saat menghadapi juara 18-0 dengan 18 KO. "Saya jelas senang bahwa saya akhirnya sampai pada tahap ini dan, dalam pikiran saya, saya harus mewujudkan apa yang akan saya lakukan setelahnya.''
Baca Juga: Demetrius Andrade Perpanjang Rekor Petinju Tak Terkalahkan 32-0
"Anda tahu, saya menonton tinju bahkan sebelum saya mulai dan saya suka menonton momen-momen besar dan bagaimana mereka semua datang. Penampilan terbaik saya selalu terjadi ketika saya menjadi underdog. Saya suka berada di posisi itu pada tahap karier saya saat ini dan saya merasa 28 Januari akan menjadi malam yang sangat spesial bagi saya."
Kembali ke malam bulan Mei tahun 2015, saat Yarde menjadi salah satu petinju pemuka dalam laga tambahan yang panjang, yang hanya berkurang karena mundurnya Billy Joe Saunders dari laga utama. Bradley Skeete akhirnya memuncaki laga yang juga melibatkan Frank Buglioni, seorang petarung yang nantinya akan sangat terkait dengan pertarungan melawan pendatang baru yang eksplosif di kancah divisi kelas 79,3kg.
(aww)
Lihat Juga :