Kemenangan Anthony Yarde akan Menjadi Kejutan Terbesar Inggris

Selasa, 17 Januari 2023 - 07:42 WIB
Secara kebetulan, laga ini membawa Beterbiev kembali ke kota dimana ia terakhir kali merasakan kekalahan - tersingkir dari Olimpiade London 2012 di tangan Oleksandr Usyk. Promotor Yarde, Frank Warren, membuat kesepakatan untuk memberikan keuntungan bagi lawannya di rumah, tetapi Beterbiev tidak memiliki masalah untuk melakukan perjalanan untuk mempertahankan gelarnya.

"Anda tahu saya lebih suka bertarung di Amerika Serikat atau Montreal, tetapi tidak ada masalah besar dengan pergi ke London untuk bertarung. Ini adalah tinju. Di London ada ring, di AS ada ring dan saya bertarung di ring. Saya pikir itu sudah cukup bagi saya,''ujarnya.

Baca Juga: Petinju Guido Vianello Bersimbah Darah yang Mengakhiri Rekor Tak Terkalahkannya

"Saya berada di stadion Tottenham untuk pertarungan Fury-Chisora. Itu adalah pertarungan yang sangat besar dan saya tidak berpikir saya pernah ke acara seperti itu sebelumnya. Ada stadion penuh dengan 60.000 penggemar. Itu adalah pertunjukan yang sangat bagus dan saya menyukainya. Ada kemungkinan saya akan bertarung di Inggris lagi setelah ini jika semuanya berjalan sesuai rencana. Tidak ada yang spesial. Saya bisa bertarung di mana saja."

Mengenai tahun 2012, Beterbiev tidak mau terpengaruh dengan masa lalunya tersebut. "Itu adalah Olimpiade dan hasilnya tetap bertahan. Saya tidak senang dengan hasilnya, tetapi saya tidak bisa mengatakan bahwa saya punya kenangan buruk tentang London. Apa yang terjadi telah terjadi dan itu sudah berlalu, sekarang kami akan menuju masa depan. Kami bersemangat dan berharap segala sesuatu di masa depan berjalan sesuai rencana."
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!