Anfield Akan Catat Sejarah tapi Awas Tamu Bisa Rusak Pesta
Rabu, 22 Juli 2020 - 10:35 WIB
loading...
Foto: dok/Reuters
A
A
A
LIVERPOOL - Dini hari nanti, Anfield akan mencatat sejarah yang sudah ditunggu 30 tahun lamanya. Sejarah ketika The Reds akan mengangkat trofi Liga Primer di kandang mereka, sayangnya, tidak ada Liverpudlian di sana.
Selama 30 tahun, Liverpool sudah kenyang sindiran. Tim yang dianggap hidup di masa lalu dan hanya mengandalkan status sebagai tim dengan DNA Eropa, karena sejak era Liga Primer, The Reds lebih banyak mengantongi trofi Liga Champions dibandingkan gelar domestik.
Musim ini mereka membungkamnya. Kapten tim Jordan Henderson akan mengangkat trofi, seremoni yang kali terakhir diakukan Alan Hansen pada 30 tahun lalu, sebelum Liga Primer ada. Henderson akan menjadi ke-10 yang melakukannya, sejajar dengan Hansen, Graeme Souness, Phil Thompson, Emlyn Hughes, Tommy Smith, Ron Yeats, Willie Fagan, Donald McKinlay, dan Alex Raisbeck.
Henderson akan mengangkat trofi, meski dia masih cedera dan tidak bisa bermain pada pertandingan melawan Chelsea, dini hari nanti. “Dia layak mengangkat trofi, dan dia akan mengangkat trofi,” kata Klopp dikutip situs resmi Liverpool. (Baca: Guardiola Tetapkan Jadikan Liverpool Saingan Terberat Musim Depan)
Bagi pemain, mengangkat trofi adalah mimpi tersendiri. Alasannya, sebagian besar skuad asuhan Juergen Klopp belum pernah merasakan gelar juara kompetisi domestik. Tidak Henderson, Sadio Mane, Roberto Firminho, Allison, ataupun Mohamed Salah sekalipun. Hanya James Milner yang sudah merasakan gelar Liga Primer saat memperkuat Manchester City. Tapi, bagi Milner, mengangkat trofi kompetisi tertinggi sepak bola Inggris tetap istimewa. Apalagi dia datang sebagai pemain yang tersingkir dari The Citizens.
“Ini akan menjadi istimewa bahkan sangat istimewa. Apalagi klub ini menunggu begitu lama, yang berarti memecahkannya dan membuat sejarah sendiri adalah pencapaian istimewa,” tutur Milner yang menjadi wakil kapten Liverpool. (Baca juga: Diam-diam Jet Tempur China dan Jepang Adu Kuat di Laut China Timur)
Selama 30 tahun, Liverpool sudah kenyang sindiran. Tim yang dianggap hidup di masa lalu dan hanya mengandalkan status sebagai tim dengan DNA Eropa, karena sejak era Liga Primer, The Reds lebih banyak mengantongi trofi Liga Champions dibandingkan gelar domestik.
Musim ini mereka membungkamnya. Kapten tim Jordan Henderson akan mengangkat trofi, seremoni yang kali terakhir diakukan Alan Hansen pada 30 tahun lalu, sebelum Liga Primer ada. Henderson akan menjadi ke-10 yang melakukannya, sejajar dengan Hansen, Graeme Souness, Phil Thompson, Emlyn Hughes, Tommy Smith, Ron Yeats, Willie Fagan, Donald McKinlay, dan Alex Raisbeck.
Henderson akan mengangkat trofi, meski dia masih cedera dan tidak bisa bermain pada pertandingan melawan Chelsea, dini hari nanti. “Dia layak mengangkat trofi, dan dia akan mengangkat trofi,” kata Klopp dikutip situs resmi Liverpool. (Baca: Guardiola Tetapkan Jadikan Liverpool Saingan Terberat Musim Depan)
Bagi pemain, mengangkat trofi adalah mimpi tersendiri. Alasannya, sebagian besar skuad asuhan Juergen Klopp belum pernah merasakan gelar juara kompetisi domestik. Tidak Henderson, Sadio Mane, Roberto Firminho, Allison, ataupun Mohamed Salah sekalipun. Hanya James Milner yang sudah merasakan gelar Liga Primer saat memperkuat Manchester City. Tapi, bagi Milner, mengangkat trofi kompetisi tertinggi sepak bola Inggris tetap istimewa. Apalagi dia datang sebagai pemain yang tersingkir dari The Citizens.
“Ini akan menjadi istimewa bahkan sangat istimewa. Apalagi klub ini menunggu begitu lama, yang berarti memecahkannya dan membuat sejarah sendiri adalah pencapaian istimewa,” tutur Milner yang menjadi wakil kapten Liverpool. (Baca juga: Diam-diam Jet Tempur China dan Jepang Adu Kuat di Laut China Timur)
Lihat Juga :