Indonesia Open 2024 Pindah Arena Tahun Depan, PBSI Berharap Badminton Lovers Tetap Setia Hadir
Selasa, 20 Juni 2023 - 03:02 WIB
loading...
Sejumlah pebulu tangkis Hongkong berlatih jelang pelaksanaan Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (12/6/2023). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pengembangan Komersial PP PBSI , Armand Darmadji, mengungkapkan harga tiket Indonesia Open 2024 kemungkinan bisa lebih murah dari edisi tahun ini. Pasalnya, tahun depan turnamen Super 1000 itu bakal dihelat di tempat yang lebih besar dari segi kapasitas penonton.
Seperti diketahui, sebelum pada pekan lalu, Armand, yang didapuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2023, mengumumkan bahwa kemungkinan besar ini akan menjadi kali terakhir turnamen Super 1000 tersebut berlangsung di Istora Senayan. Pasalnya, tahun depan rencananya ajang tersebut bakal diselenggarakan di Indoor Multifunction Stadium (IMS), yang merupakan venue baru di Kawasan Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Kapasitas IMS yang mencapai 16.500 penonton menjadi alasan bergantinya venue Indonesia Open tahun depan. Pasalnya, Istora Senayan hanya bisa menampung 6.500 penonton dan jumlah tersebut dirasa kurang bisa memenuhi antusiasme tinggi dari para Badminton Lovers yang ingin mendukung langsung pebulu tangkis dunia.
Baca Juga: Viktor Axelsen Juara Indonesia Open 2023 usai Kalahkan Anthony Ginting
Pertandingan final antara jagoan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dengan bintang Denmark, Viktor Axelsen pun menjadi laga terakhir yang dihelat di Istora Senayan. Dalam pertandingan yang dihelat pada Minggu (18/6/2023) sore WIB itu, Axelsen menutupnya dengan kemenangan manis dengan skor 21-14 dan 21-13.
Selepas pertandingan, Armand mengungkapkan evaluasi dari turnamen Indonesia Open 2023 yang telah sukses terselenggara dengan baik. Menurutnya, kekurangan pasti ada tetapi tidak ada sesuatu yang menonjol.
Namun, harga tiket yang mahal menjadi salah satu yang menjadi perhatian Armand karena mendapat cukup banyak protes dari para Badminton Lovers Tanah Air. Dia pun mengatakan ada peluang harga tiket Indonesia Open 2024 bisa lebih murah dibanding tahun ini karena diselenggarakan di venue yang lebih besar.
Seperti diketahui, sebelum pada pekan lalu, Armand, yang didapuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2023, mengumumkan bahwa kemungkinan besar ini akan menjadi kali terakhir turnamen Super 1000 tersebut berlangsung di Istora Senayan. Pasalnya, tahun depan rencananya ajang tersebut bakal diselenggarakan di Indoor Multifunction Stadium (IMS), yang merupakan venue baru di Kawasan Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Kapasitas IMS yang mencapai 16.500 penonton menjadi alasan bergantinya venue Indonesia Open tahun depan. Pasalnya, Istora Senayan hanya bisa menampung 6.500 penonton dan jumlah tersebut dirasa kurang bisa memenuhi antusiasme tinggi dari para Badminton Lovers yang ingin mendukung langsung pebulu tangkis dunia.
Baca Juga: Viktor Axelsen Juara Indonesia Open 2023 usai Kalahkan Anthony Ginting
Pertandingan final antara jagoan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dengan bintang Denmark, Viktor Axelsen pun menjadi laga terakhir yang dihelat di Istora Senayan. Dalam pertandingan yang dihelat pada Minggu (18/6/2023) sore WIB itu, Axelsen menutupnya dengan kemenangan manis dengan skor 21-14 dan 21-13.
Selepas pertandingan, Armand mengungkapkan evaluasi dari turnamen Indonesia Open 2023 yang telah sukses terselenggara dengan baik. Menurutnya, kekurangan pasti ada tetapi tidak ada sesuatu yang menonjol.
Namun, harga tiket yang mahal menjadi salah satu yang menjadi perhatian Armand karena mendapat cukup banyak protes dari para Badminton Lovers Tanah Air. Dia pun mengatakan ada peluang harga tiket Indonesia Open 2024 bisa lebih murah dibanding tahun ini karena diselenggarakan di venue yang lebih besar.
Lihat Juga :