Perbedaan Pemain Naturalisasi dengan Diaspora di Timnas Indonesia
Senin, 03 Juli 2023 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
"Senang mendengar bahwa Coach @bimasakti_tukiman terbuka untuk pemain diaspora dalam menyongsong Piala Dunia U-17 yang akan digelar 10 November ini," tulis Hamdan Hamedan melalui akun Instagram @hamdan.hamedan, Jumat (30/6/2023).
"Dari database yang kami miliki, ada sekitar 30 pemain diaspora yang masuk dalam kategori U-17 dan ada sekitar 10 pemain yang memiliki paspor Indonesia sehingga berpotensi membela timnas bila dibutuhkan dan bila kualitasnya sesuai dengan keinginan pelatih," sambungnya.
Baca Juga: Tak Ada Tempat Bagi Elkan Baggott di Ipswich Town
Pemain naturalisasi adalah pemain yang menjalani proses perubahan status kewarganegaraan dari warga negara asing menjadi warga negara Indonesia (WNI). Pemain-pemain yang ingin berpindah kewarganegaraan pun harus memenuhi syarat yang ditetapkan dalam undang-undang.
Sementara dalam sepak bola naturalisasi adalah pesepak bola asing yang mengajukan diri kepada negara untuk mendapatkan status kewargaan baru. Cristian Gonzales, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo dan Beto Goncalves adalah pesepak bola Indonesia yang berstatus naturalisasi.
Sedangkan, Ezra Walian, Stefano Lilipaly, Marc Klok, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Ivar Jenner dan Rafael Struick juga bisa disebut pemain naturalisasi meski memiliki darah Indonesia. Pasalnya, mereka harus melalui proses perubahan kewarganegaraan agar bisa membela Timnas Indonesia.
Diaspora adalah orang yang meninggalkan tanah kelahirannya menuju negara lain untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Meski sudah meninggalkan tempat kelahirannya, tetapi seseorang tidak akan melupakan dari mana dia berasal.
"Dari database yang kami miliki, ada sekitar 30 pemain diaspora yang masuk dalam kategori U-17 dan ada sekitar 10 pemain yang memiliki paspor Indonesia sehingga berpotensi membela timnas bila dibutuhkan dan bila kualitasnya sesuai dengan keinginan pelatih," sambungnya.
Baca Juga: Tak Ada Tempat Bagi Elkan Baggott di Ipswich Town
Perbedaan Naturalisasi dengan Diaspora
1. Naturalisasi
Pemain naturalisasi adalah pemain yang menjalani proses perubahan status kewarganegaraan dari warga negara asing menjadi warga negara Indonesia (WNI). Pemain-pemain yang ingin berpindah kewarganegaraan pun harus memenuhi syarat yang ditetapkan dalam undang-undang.
Sementara dalam sepak bola naturalisasi adalah pesepak bola asing yang mengajukan diri kepada negara untuk mendapatkan status kewargaan baru. Cristian Gonzales, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo dan Beto Goncalves adalah pesepak bola Indonesia yang berstatus naturalisasi.
Sedangkan, Ezra Walian, Stefano Lilipaly, Marc Klok, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Ivar Jenner dan Rafael Struick juga bisa disebut pemain naturalisasi meski memiliki darah Indonesia. Pasalnya, mereka harus melalui proses perubahan kewarganegaraan agar bisa membela Timnas Indonesia.
2. Diaspora
Diaspora adalah orang yang meninggalkan tanah kelahirannya menuju negara lain untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Meski sudah meninggalkan tempat kelahirannya, tetapi seseorang tidak akan melupakan dari mana dia berasal.
Lihat Juga :