Kisah Ricky Hatton: Depresi, Kecanduan Narkoba, hingga Mengubah Hidupnya Lebih Baik
Kamis, 17 Agustus 2023 - 13:01 WIB
loading...
Sepenggal kisah Ricky Hatton, mantan pecandu alkohol dan narkoba yang berhasil mengubah hidupnya lebih baik akan dibahas pada artikel ini / Foto: DailyStar
A
A
A
Sepenggal kisah Ricky Hatton , mantan pecandu alkohol dan narkoba yang berhasil mengubah hidupnya lebih baik akan dibahas pada artikel ini. Legendaris kelas welter diketahui pernah mengalami depresi berat sampai ia berniat ingin mengakhiri hidupnya, bahkan kelahiran putrinya Millie, tidak dapat menyeretnya keluar dari lubang yang gelap.
Hatton pernah kecanduan barang haram tersebut selama kariernya dan setelah pensiun pada 2022. Saat itu, pria berusia 44 tahun tersebut memang tengah menikmati karier tinju yang sangat sukses, yang membuatnya memenangkan gelar di kelas welter ringan dan kelas welter di 48 pertarungan profesionalnya.
Tetapi kesuksesannya di atas ring datang di antara serangan depresi, yang membuatnya bertanya-tanya untuk apa dia harus hidup. "Saya berpikir 'untuk apa saya berada di sini?' Saya tidak ingin berada di sini, saya benar-benar tidak menginginkannya," kata Hatton dikutip dari Daily Star, Kamis (17/8/2023).
![Kisah Ricky Hatton: Depresi, Kecanduan Narkoba, hingga Mengubah Hidupnya Lebih Baik]()
Baca Juga: Francis Ngannou Siap Berikan Kekecewaan Terbesar dalam Sejarah Tinju
"Pacar saya saat itu hamil (putri saya Millie), dan saya berpikir 'ayolah Rick, ini bukan tentang kamu sekarang, ini tentang anak-anak, tenangkan dirimu'. Bahkan Millie tidak bisa mengembalikanku ke jalur yang benar. Saya masih terpuruk," kenang Hatton.
"Setiap kali saya pergi dan menemui psikiater, saya keluar dan menghela napas lega, itu luar biasa. Saat itu saya berpikir perlu memberi tahu seseorang. Kamu tidak melakukannya karena kamu merasa tidak bisa dan itu menjadi semakin buruk. Ketika saya akhirnya pergi ke psikiater dan saya melepaskannya dari dada saya, saya merasa bisa memulai hidup saya lagi."
Hatton pernah kecanduan barang haram tersebut selama kariernya dan setelah pensiun pada 2022. Saat itu, pria berusia 44 tahun tersebut memang tengah menikmati karier tinju yang sangat sukses, yang membuatnya memenangkan gelar di kelas welter ringan dan kelas welter di 48 pertarungan profesionalnya.
Tetapi kesuksesannya di atas ring datang di antara serangan depresi, yang membuatnya bertanya-tanya untuk apa dia harus hidup. "Saya berpikir 'untuk apa saya berada di sini?' Saya tidak ingin berada di sini, saya benar-benar tidak menginginkannya," kata Hatton dikutip dari Daily Star, Kamis (17/8/2023).

Baca Juga: Francis Ngannou Siap Berikan Kekecewaan Terbesar dalam Sejarah Tinju
"Pacar saya saat itu hamil (putri saya Millie), dan saya berpikir 'ayolah Rick, ini bukan tentang kamu sekarang, ini tentang anak-anak, tenangkan dirimu'. Bahkan Millie tidak bisa mengembalikanku ke jalur yang benar. Saya masih terpuruk," kenang Hatton.
"Setiap kali saya pergi dan menemui psikiater, saya keluar dan menghela napas lega, itu luar biasa. Saat itu saya berpikir perlu memberi tahu seseorang. Kamu tidak melakukannya karena kamu merasa tidak bisa dan itu menjadi semakin buruk. Ketika saya akhirnya pergi ke psikiater dan saya melepaskannya dari dada saya, saya merasa bisa memulai hidup saya lagi."
Lihat Juga :