Jurus Riki Supriatna Perkenalkan Olahraga Berkuda di Majalengka
Selasa, 22 Agustus 2023 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Karena kurangnya informasi berkaitan dengan hal-hal dalam dunia berkuda, Riki sempat membongkar kembali bangunan-bangunan kandang yang sudah berdiri demi menyesuaikan dengan standar pembangunan kandang kuda pada umumnya. "Alhamdulillah setelah Istana Stable berdiri mendapat tanggapan yang cukup baik dari masyarakat di seputaran Majalengka dan mulai bergabung di Istana Stable. Dari sana juga muncul ide lagi untuk membangun fasilitas cafe dan restoran yang Kami beri nama Istana Coffe & Eatery yang fungsinya untuk tempat Kita-kita sesama pecinta olahraga Equestrian berkumpul dan juga untuk para pengunjung." Lanjut Riki.
Saat ini, Istana Stable memiliki member Riding School mencapai 25 Rider yang datang dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). Sementara untuk proses pelatihan di Riding School sendiri, saat ini para Rider Istana Stable pun mulai merambah ke kompetisi-kompetisi berkuda tingkat nasional di Jakarta dan sekitarnya seperti beberapa kejuaraan berkuda yang diselenggarakan di Arthayasa Stable, Jakarta International
Equestrian Park (JIEP) Pulomas Jakarta Timur, dan APM Equestrian Center Tangerang Banten, bahkan yang terakhir, skuad tim yang identik dengan warna emas ini pun turut berpartisipasi di Kejuaraan Berkuda Aswayuddha Jateng 1 yang digelar di markas MPS Stable Semarang Jawa Tengah.
Dengan perkembangan yang cukup signifikan, Istana Stable turut berbenah menjadi salah satu destinasi wisata yang bernuansa satwa di seputaran wilayah Ciayumajakuning. Selain fasilitas Riding School dan Istana Coffe & Eatery yang sudah terlebih dahulu eksis, Istana Stable semakin lengkap dengan dibukanya beberapa fasilitas seperti Stabling kuda, Mini Zoo, Pony Ride, Pre Wedding, Field Trip, dan Foto Year Book yang beberapa fasilitasnya sangat bagus
untuk anak-anak usia sekolah khususnya TK dan SD.
Baca Juga: BWF World Championships 2023: Duh, Jonatan Christie Dikalahkan Lee Zii Jia
"Salah satu kendala terberat Saya dalam hal berkuda itu adalah menyangkut ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang berkuda. Bahkan di tahun pertama Saya menjalani kegiatan ini, Saya hampir menyerah dengan minimnya SDM tersebut. Tapi Alhamdulillah setelah Saya sering datang ke kejuaraan-kejuaraan berkuda atau ke Stable-stable lain, banyak ilmu-ilmu tentang merawat kuda yang Saya dapat. Ternyata juga banyak masyarakat Majalengka yang bekerja di Stable-stable besar, dan saat ini telah kembali ke Majalengka untuk membangun olahraga Equestrian di Majalengka bersama-sama dengan Istana Stable. Dan untuk sekarang ini Kami telah memiliki tenaga Pelatih berkuda, Asisten pelatih, serta Kepala Groom." Sambung suami dari Elpa Mala Silpiana tersebut.
Saat ini, Istana Stable memiliki member Riding School mencapai 25 Rider yang datang dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). Sementara untuk proses pelatihan di Riding School sendiri, saat ini para Rider Istana Stable pun mulai merambah ke kompetisi-kompetisi berkuda tingkat nasional di Jakarta dan sekitarnya seperti beberapa kejuaraan berkuda yang diselenggarakan di Arthayasa Stable, Jakarta International
Equestrian Park (JIEP) Pulomas Jakarta Timur, dan APM Equestrian Center Tangerang Banten, bahkan yang terakhir, skuad tim yang identik dengan warna emas ini pun turut berpartisipasi di Kejuaraan Berkuda Aswayuddha Jateng 1 yang digelar di markas MPS Stable Semarang Jawa Tengah.
Dengan perkembangan yang cukup signifikan, Istana Stable turut berbenah menjadi salah satu destinasi wisata yang bernuansa satwa di seputaran wilayah Ciayumajakuning. Selain fasilitas Riding School dan Istana Coffe & Eatery yang sudah terlebih dahulu eksis, Istana Stable semakin lengkap dengan dibukanya beberapa fasilitas seperti Stabling kuda, Mini Zoo, Pony Ride, Pre Wedding, Field Trip, dan Foto Year Book yang beberapa fasilitasnya sangat bagus
untuk anak-anak usia sekolah khususnya TK dan SD.
Baca Juga: BWF World Championships 2023: Duh, Jonatan Christie Dikalahkan Lee Zii Jia
"Salah satu kendala terberat Saya dalam hal berkuda itu adalah menyangkut ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang berkuda. Bahkan di tahun pertama Saya menjalani kegiatan ini, Saya hampir menyerah dengan minimnya SDM tersebut. Tapi Alhamdulillah setelah Saya sering datang ke kejuaraan-kejuaraan berkuda atau ke Stable-stable lain, banyak ilmu-ilmu tentang merawat kuda yang Saya dapat. Ternyata juga banyak masyarakat Majalengka yang bekerja di Stable-stable besar, dan saat ini telah kembali ke Majalengka untuk membangun olahraga Equestrian di Majalengka bersama-sama dengan Istana Stable. Dan untuk sekarang ini Kami telah memiliki tenaga Pelatih berkuda, Asisten pelatih, serta Kepala Groom." Sambung suami dari Elpa Mala Silpiana tersebut.
Lihat Juga :