alexametrics

Penyesalan Lampard, Puas Diri Membunuh Chelsea

loading...
Penyesalan Lampard, Puas Diri Membunuh Chelsea
Pelatih Chelsea Frank Lampard mengatakan timnya hanya bisa menyalahkan diri sendiri setelah membiarkan keunggulan menit awal menguap/Foto/Twitter/Chelsea
A+ A-
LONDON - Pelatih Chelsea Frank Lampard mengatakan timnya hanya bisa menyalahkan diri sendiri setelah membiarkan keunggulan menit awal menguap. Arsenal berhasil membalas dua gol untuk membawa trofi Piala FA 2019/2020 ke Satdion Emirates.

Chelsea kalah 1-2 pada final Piala FA 2019/2020 di Stadion Wembley, Sabtu (1/8/2020). Striker Christian Pulisic mencetak gol pembuka menit kelima. Namun, Arsenal membalas lewat dua gol Pierre-Emerick Aubameyang dari titik penalti menit ke-28 dan babak kedua (menit ke-67). The Gunners pun meraih trofi tersebut yang ke-14 kali. (Baca juga: Gulingkan 10 Pemain Chelsea, Arsenal Juara Piala FA 2019/2020).

Lampard mengakui bahwa Chelsea terlalu puas diri dan mereka tidak bermain cukup baik untuk memenangkannya. "Kami memulai dengan baik selama 10-15 menit dan kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri sejak saat itu," kata Lampard dilansir BBC.

"Kami merasa puas diri, memanfaatkan bola seperti berjalan. Final tidak akan pernah jalan-jalan dan kami membiarkan mereka masuk ke dalam permainan. Sulit untuk kembali ke permainan itu." (Baca juga: Ketika Mikel Arteta Memenangkan Pertempuran Pelatih Muda).



“Yang bisa saya lakukan hanyalah berteriak! Ada elemen dalam gim kami yang telah kami kerjakan dengan keras sepanjang tahun tetapi itu ada di dalam diri sebagai sebuah kelompok."

"Kami lambat, kami bermain sendiri, mengundang tekanan. Kami tidak bermain cukup baik untuk memenangkan final. Banyak kesalahan hari ini ada di kami." (Baca juga: Aubameyang Malu-Malu Bicarakan Masa Depan di Arsenal).



“Saya bahkan tidak memikirkan minggu depan (Liga Champions vs Bayern Muenchen), semuanya datang bersama untuk kami hari ini."
(sha)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak