Reputasi Canelo Hancur usai Dikalahkan Dmitry Bivol: Aku Suka Diremehkan
Rabu, 20 September 2023 - 16:16 WIB
loading...
Reputasi Canelo Hancur usai Dikalahkan Dmitry Bivol: Aku Suka Diremehkan/BoxinG Scene
A
A
A
Juara kelas menengah super tak terbantahkan Saul Canelo Alvarez suka diremehkan setelah kekalahannya dari jawara kelas berat ringan Dmitry Bivol . Saul Canelo Alvarez diremehkan kemampuannya setelah dikalahkan Dmitry Bivol.
Kekalahan itu merusak reputasi Saul Canelo Alvarez meskipun sebelumnya mengalahkan Callum Smith, Avni Yildirim, Billy Joe Saunders, dan Caleb Plant untuk menjadi juara kelas menengah super yang tak terbantahkan dalam empat pertarungan yang berlangsung dari Desember 2020 hingga November 2021. Setelah penampilannya yang luar biasa, sang penguasa kelas 76,2 kg ini dianugerahi penghargaan sebagai petarung terbaik tahun 2021.
Baca Juga: 12 Petinju Master dengan Pukulan Jab Terbaik Sepanjang Masa
Namun pada bulan Mei 2022, Saul Canelo Alvarez harus menerima kenyataan pahit dan dikalahkan melalui keputusan mutlak oleh pemegang gelar juara dunia kelas berat ringan WBA, Dmitry Bivol. Pada bulan September 2022, Canelo Alvarez menyelesaikan trilogi dengan Gennadiy Golovkin dan meraih kemenangan angka mutlak yang nyaman.
Cedera pergelangan tangan kiri yang mengganggu membuatnya harus menjalani operasi, dan pada bulan Mei, Canelo Alvarez kembali dalam sebuah pertandingan pemanasan dengan kemenangan mutlak yang dominan atas John Ryder. Meskipun Canelo Alvarez sempat menjatuhkan dan membuat Ryder yang tangguh itu berlumuran darah, namun ia berhasil lolos dari penghentian.
Kini, di usianya yang ke-33, Canelo Alvarez secara terbuka bertanya-tanya apakah ia telah kehilangan satu langkah setelah tiga pertarungan terakhirnya, saat ia bersiap untuk menghadapi Jermell Charlo pada tanggal 30 September di T-Mobile Arena, Las Vegas, dalam tayangan berbayar Showtime. Canelo Alvarez (59-2-2, 39 KO) menerima mentalitas underdog, meskipun ia menjadi favorit dalam bursa taruhan -400 untuk mengalahkan Charlo (35-1-1, 19 KO), yang naik dua divisi untuk menghadapinya
Kekalahan itu merusak reputasi Saul Canelo Alvarez meskipun sebelumnya mengalahkan Callum Smith, Avni Yildirim, Billy Joe Saunders, dan Caleb Plant untuk menjadi juara kelas menengah super yang tak terbantahkan dalam empat pertarungan yang berlangsung dari Desember 2020 hingga November 2021. Setelah penampilannya yang luar biasa, sang penguasa kelas 76,2 kg ini dianugerahi penghargaan sebagai petarung terbaik tahun 2021.
Baca Juga: 12 Petinju Master dengan Pukulan Jab Terbaik Sepanjang Masa
Namun pada bulan Mei 2022, Saul Canelo Alvarez harus menerima kenyataan pahit dan dikalahkan melalui keputusan mutlak oleh pemegang gelar juara dunia kelas berat ringan WBA, Dmitry Bivol. Pada bulan September 2022, Canelo Alvarez menyelesaikan trilogi dengan Gennadiy Golovkin dan meraih kemenangan angka mutlak yang nyaman.
Cedera pergelangan tangan kiri yang mengganggu membuatnya harus menjalani operasi, dan pada bulan Mei, Canelo Alvarez kembali dalam sebuah pertandingan pemanasan dengan kemenangan mutlak yang dominan atas John Ryder. Meskipun Canelo Alvarez sempat menjatuhkan dan membuat Ryder yang tangguh itu berlumuran darah, namun ia berhasil lolos dari penghentian.
Kini, di usianya yang ke-33, Canelo Alvarez secara terbuka bertanya-tanya apakah ia telah kehilangan satu langkah setelah tiga pertarungan terakhirnya, saat ia bersiap untuk menghadapi Jermell Charlo pada tanggal 30 September di T-Mobile Arena, Las Vegas, dalam tayangan berbayar Showtime. Canelo Alvarez (59-2-2, 39 KO) menerima mentalitas underdog, meskipun ia menjadi favorit dalam bursa taruhan -400 untuk mengalahkan Charlo (35-1-1, 19 KO), yang naik dua divisi untuk menghadapinya
Lihat Juga :