alexa snippet

Sesmenpora Sosialisasikan Asian Games di Hadapan Pemuda ASEAN

Sesmenpora Sosialisasikan Asian Games di Hadapan Pemuda ASEAN
Sesmenpora Gatot S Dewabroto berbincang dengan pejabat Senior ASEAN. Kesempatan ini digunakan Gatot untuk mensosialisasikan Asian Games 2018. Foto : KEMENPORA
A+ A-
JAKARTA - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewabroto membuka pertemuan para pejabat Senior ASEAN atau Senior Official Meeting on Youth yang merupakan pertemuan pendahuluan The Tenth ASEAN Ministerial Meeting on Youth (10th AMMY) dan The Sixth ASEAN Plus There  Ministerial Meeting on Youth (6th AMMY +3).

"Tadi pertemuan protokeler saja, Pertemuan ini sangat penting dan strategis sekali bagi Indonesia yang membahas isu mengenai kepemudaan di kawasan ASEAN," ujar Gatot disela-sela acara AMMY dan AMMY +3 di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Gatot menjelaskan selain membahas isu kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai stakholder olahraga di Indonesia juga mensosialisasikan persiapan Indoneesia sebagai tuan rumah ajang  olahraga multi event ASIAN Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada tahun depan.

"Ya, kami juga menyampaikan perihal kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018. Kami gelorakan dalam pertemuan ini," ujar mantan juru bicara Kemenpora itu menjelaskan.

Mantan Deputi bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu menambahkan sebagai tuan rumah ASIAN Games, Indonesia membutuhkan dukungan dan peran sekitara 30 ribu volunteer (relawaan) yang semuanya adalah pemuda untuk menyukseskan event olahraga paling bergengsi setelah olimpiade itu.

"Kami berharap seluruh negara peserta bisa tahu potensi besar yang dimiliki pemuda Indonesia. Terutama dalam hal kualitas, kedisiplinan, hingga karakter pemuda Indonesia, yang bisa bersaing di tingkat internasional. Pemuda Indonesia akan menjadi ujung tombak dalam menampilkan citra Indonesia," jelas Gatot.

Gatot juga menggaris bawahi saat ini di semua negara ASEAN mendapat bonus demografi dengan membludaknya jumlah pemuda yang begitu luar biasa. Dan pemuda Indonesia bisa dianggap punya kualitas termasuk dalam bidang kewirausahaan dan juga menangkal berkembangnya faham radikalisme. "Tema besanya adalah menangkal radikalisme, hingga memperkuat ASEAN solidarity," demikian Gatot.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top