alexa snippet

Formula 1 2017

Bos Toro Rosso Puji Performa Sean Gelael

Bos Toro Rosso Puji Performa Sean Gelael
Bos Toro Rosso Franz Tost memuji penampilan pembalap muda Indonesia Sean Gelael pada sesi latihan bebas (FP1) bersama tim Toro Rosso di sirkuit Austin, Texas, Amerika Serikat/Foto-foto/istimewa
A+ A-
AUSTIN - Bos Toro Rosso Franz Tost memuji penampilan pembalap muda Indonesia Sean Gelael pada sesi latihan bebas (FP1) bersama tim Toro Rosso di Sirkuit Austin, Texas, Amerika Serikat, Jumat (20/10/2017). Pembalap berusia 20 tahun itu menunjukkan performa apik dan mampu mengontrol mobil STR12 dengan baik meski kondisi lintasan sangat 'tricky'

Sean pun baru pertama kali menjajal aspal Sirkuit Austin. Namun, dengan kondisi sirkuit yang tricky, Sean perlahan-lahan mampu memperkecil gap waktu hingga satu detik dari rekan setimnya, Brendon Hartley. Itu yang membuat Franz Tost berdecak kagum atas penampilan Sean.

“Sekali lagi, kami sangat puas dengan performa Sean. Ini improvement besar buat Sean karena mampu memenuhi target memperkecil selisih waktu sampai 1 detik dari Brendon,” kata Franz Tost.
 
Tost menambahkan, catatan waktu Sean sejatinya masih bisa lebih kompetitif jika tidak terjebak traffic saat melahap lap ketiga dengan ban ultrasoft. “Saat Sean push lap, kondisi lintasan cukup ramai. Sean sedikit terhalang beberapa pembalap dan saya yakin jika lintasan sedikit sepi, catatan waktunya akan lebih baik,” imbuh Tost.

Dalam sesi latihan bebas pertama F1 ini Sean membuat catatan waktu tercepat 1 menit 40.406 detik. Sean berada di posisi ke-17. Catatan waktunya lebih baik dari dua pembalap tim Sauber Marcus Ericsson dan Charles Leclerc. Sementara rekan setim Sean, Brendon berada di posisi 14 dengan catatan waktu satu menit 39,267.

Tantangan yang dihadapi Sean memang tidak mudah. Sean sempat mengalami under steer yang cukup besar. Sean berjuang sepanjang 25 putaran untuk mengontrol mobilnya dan berupaya mencetak waktu tercepat.

“Kami memakai ban intermediate terlalu awal. Ketika lintasan kering, hidrolik anti roll bar saya tiba-tiba menyala karena tekanannya berubah. Itu menyebabkan under steer cukup besar di slow speed corners setengah sektor 2 dan sektor 3. Akan tetapi, secara keseluruhan, saya cukup puas dengan debut di Austin,” ungkap Sean.

Bagi Sean penampilan di Austin merupakan tugas ketiganya di FP1 bersama tim Toro Rosso. Sebelumnya, putra mantan pereli nasional Ricardo Gelael ini telah menuntaskan programnya dengan apik di sirkuit Marina Bay Singapura dan Sepang Malaysia. Sean masih memiliki satu tugas lagi di sirkut Meksiko 27 Oktober mendatang.

Untuk balapan di Austin tim Toro Rosso akan mengandalkan dua pembalapnya, Daniil Kvyat dan Brendon Hartley. Komposisi pembalap ini berbeda dengan balapan sebelumnya di GP Jepang yang mengandalkan Carlos Sainz dan Pierre Gasly. Sainz akan membalap untuk tim Renault di sirkuit Austin, sedangkan Gasly absen di Austin karena jadwalnya bersamaan dengan balapan Super Formula dimana Gasly memiliki peluang menutup musim sebagai juara.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top