Bisa Muncul Juara Baru di Liga Champion
Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:35 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
MANCHESTER - Terungkapnya konstelasi delapan tim di babak perempat final Liga Champions musim ini, memberikan gambaran nyata mengenai peta persaingan menuju tangga juara. Pergeseran dominasi yang terjadi menimbulkan harapan munculnya juara baru.
Peluang tersebut kian nyata karena di babak perempat final kali ini hanya tersisa dua tim tradisional langganan juara, yakni Barcelona dan Bayern Muenchen. Sayangnya, dua tim tersebut sudah harus saling bunuh di babak perempat final, Jumat (15/8/2020).
Dengan demikian, persaingan gelar musim ini lebih terbuka, terutama bagi dua klub kaya raya, Manchester City (Man City) dan Paris Saint Germain (PSG). Jika berjalan mulus, keduanya bahkan bisa bersua di partai final, Minggu (24/8), sekaligus menjadi juara Liga Champions untuk pertama kalinya. (Baca: PSG Siap Ukir Sejarah dengan Menjuarai Liga Champion Musim Ini)
Man City misalnya. Setelah prestasi terbaik menembus semifinal Liga Champions pada musim 2015/16 di era Manuel Pellegrini, mereka tentu bakal memaksimalkan peluang menjadi juara. Berdasarkan rute, The Citizens harus melewati hadangan Olympique Lyon di perempat final, Sabtu (16/8), dan bertemu Barca atau Bayern di semifinal, Selasa (19/8).
Memiliki skuad berkualitas di bawah komando Pep Guardiola yang berpengalaman saat menjuarai dua trofi Liga Champions bersama Barca (2008/09, 2010/11), Man City jelas berada dalam posisi bagus untuk sukses musim ini. Terlebih Kevin de Bruyne dkk telah menyingkirkan favorit juara lainnya, Real Madrid dengan agregat 4-2 di babak 16 besar.
Peluang tersebut kian nyata karena di babak perempat final kali ini hanya tersisa dua tim tradisional langganan juara, yakni Barcelona dan Bayern Muenchen. Sayangnya, dua tim tersebut sudah harus saling bunuh di babak perempat final, Jumat (15/8/2020).
Dengan demikian, persaingan gelar musim ini lebih terbuka, terutama bagi dua klub kaya raya, Manchester City (Man City) dan Paris Saint Germain (PSG). Jika berjalan mulus, keduanya bahkan bisa bersua di partai final, Minggu (24/8), sekaligus menjadi juara Liga Champions untuk pertama kalinya. (Baca: PSG Siap Ukir Sejarah dengan Menjuarai Liga Champion Musim Ini)
Man City misalnya. Setelah prestasi terbaik menembus semifinal Liga Champions pada musim 2015/16 di era Manuel Pellegrini, mereka tentu bakal memaksimalkan peluang menjadi juara. Berdasarkan rute, The Citizens harus melewati hadangan Olympique Lyon di perempat final, Sabtu (16/8), dan bertemu Barca atau Bayern di semifinal, Selasa (19/8).
Memiliki skuad berkualitas di bawah komando Pep Guardiola yang berpengalaman saat menjuarai dua trofi Liga Champions bersama Barca (2008/09, 2010/11), Man City jelas berada dalam posisi bagus untuk sukses musim ini. Terlebih Kevin de Bruyne dkk telah menyingkirkan favorit juara lainnya, Real Madrid dengan agregat 4-2 di babak 16 besar.
Lihat Juga :