Bisa Muncul Juara Baru di Liga Champion

loading...
Bisa Muncul Juara Baru di Liga Champion
Foto/dok
A+ A-
MANCHESTER - Terungkapnya konstelasi delapan tim di babak perempat final Liga Champions musim ini, memberikan gambaran nyata mengenai peta persaingan menuju tangga juara. Pergeseran dominasi yang terjadi menimbulkan harapan munculnya juara baru.

Peluang tersebut kian nyata karena di babak perempat final kali ini hanya tersisa dua tim tradisional langganan juara, yakni Barcelona dan Bayern Muenchen. Sayangnya, dua tim tersebut sudah harus saling bunuh di babak perempat final, Jumat (15/8/2020).

Dengan demikian, persaingan gelar musim ini lebih terbuka, terutama bagi dua klub kaya raya, Manchester City (Man City) dan Paris Saint Germain (PSG). Jika berjalan mulus, keduanya bahkan bisa bersua di partai final, Minggu (24/8), sekaligus menjadi juara Liga Champions untuk pertama kalinya. (Baca: PSG Siap Ukir Sejarah dengan Menjuarai Liga Champion Musim Ini)

Man City misalnya. Setelah prestasi terbaik menembus semifinal Liga Champions pada musim 2015/16 di era Manuel Pellegrini, mereka tentu bakal memaksimalkan peluang menjadi juara. Berdasarkan rute, The Citizens harus melewati hadangan Olympique Lyon di perempat final, Sabtu (16/8), dan bertemu Barca atau Bayern di semifinal, Selasa (19/8).



Memiliki skuad berkualitas di bawah komando Pep Guardiola yang berpengalaman saat menjuarai dua trofi Liga Champions bersama Barca (2008/09, 2010/11), Man City jelas berada dalam posisi bagus untuk sukses musim ini. Terlebih Kevin de Bruyne dkk telah menyingkirkan favorit juara lainnya, Real Madrid dengan agregat 4-2 di babak 16 besar.

“Kami di sini untuk mencoba dan memenangkan Liga Champions. Itu satu langkah, jika kami pikir itu cukup, kami akan menunjukkan betapa kecilnya kami. Jika ingin menang, anda harus mengalahkan klub-klub besar,” kata Guardiola dilansir uefa.com. (Baca juga: Negara Teluk Minta PBB Perpanjang Embargo Senjata, Iran Kesal)

Sementara PSG, musim ini Les Parisiens bertekad menyudahi kutukan selalu terhenti di fase knockout Liga Champions selama tujuh musim terakhir (perempat final 2012/13, 2013/14, 2014/15, 2015/16, 16 besar 2016/17, 2017/18, 2018/19). PSG harus mewaspadai kejutan Atalanta di perempat final, Rabu (13/8), kemudian bersua RB Leipzig atau Atetico Madrid di semifinal, Selasa (19/8).



Pasukan Thomas Tuchel tersebut menunjukkan kelayakan mereka memburu gelar. Keluar sebagai juara Grup A dengan mengangkangi Real Madrid, PSG berhasil meraih tiket perempat final sejak Maret lalu seusai menyudahi perjalanan tim berpengalaman Borussia Dortmund dengan agregat 3-2 di babak 16 besar.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top