STPN Dukung Liga Basket Mahasiswa di Yogyakarta
Sabtu, 27 Januari 2024 - 15:37 WIB
loading...
Kampus STPN sangat mendukung adanya Liga Basket Pelajar
A
A
A
YOGYAKARTA - Kampus STPN sangat mendukung adanya Liga Basket Pelajar "Dua Bintang" (Two Stars Student Athelete) 2024 di Kota Yogyakarta pada Mei mendatang. Pernyataan itu sebagaimana disampaikan Eko Budi Wahyono selaku Dosen STPN dan Pembantu Ketua Bidang Mahasiswa Perkembangan basket STPN.
Liga dua bintang akan digelar selama 7 bulan dan mendapatkan dukungan dari Disdikpora DIY dan juga sekolah Budi Utama, Kampus STPN serta sekolah dan kampus-kampus yang lainnya yang akan menjadi peserta di turnamen ini. Agar penyelenggaraan Liga Dua Basket, panitia melaksanakan kegiatan pra event selama tiga hari ke depan (26-28 Januari) yakni gathering dengan menghadirkan perwakilan kampus-kampus calon peserta, yakni STPN, Atmajaya, Ahmad Dahlan, Muhamadiyah, AMIKOM, UII
Sampai saat pelaksanaan sosialisasi gathering persiapan Liga Bola Basket SD, SMP, Kampus mendapatkan dukungan dari Glory Sport Wear dan PEAK Sport Region Indonesia. Hari terakhir gathering persiapan liga dua bintang akan diselenggarakan besok untuk kategori peserta SMP di sekolah Budi Utama Yogyakarta, yang akan di ikuti oleh pembina basket, guru, siswa, pelatih dan sekolah SMP calon peserta. Setelah gathering Januari rencananya panitia akan terus melakukan kegiatan pra event lainnya yang melibatkan sekolah, kampus, pelatih, wasit dan instansi terkait.
Baca Juga: Liga Pelajar Yogyakarta 2024 Terapkan Visi Dua Bintang
"STPN sangat mendukung adanya liga ini. Kita satu misi dan visi membangun kualitas dan karakter mahasiswa menjadi manusia yang lebih baik dan persiapan liga ini harus didukung oleh kampus-kampus partisipan," ujar Eko dalam keterangan persnya, Sabtu (27/1/2024).
Sementara itu, Rachmad Kasim Martadji, salah satu penggagas Liga Dua Bintang menuturkan bahwa dirinya ingin kampus-kampus yang berada di Yogyakarta semakin menghidupkan UKM olahraga basket termasuk pemerataan secara kualitas pertandingan.
"Kami ingin kampus-kampus di Yogyakarta semakin hidup membina UKM olahraga basket termasuk pemerataan secara kualitas pertandingan. Tapi ini pasti membutuhkan proses yang panjang untuk mencapai level permainan yang bagus. Target saya saat ini maksimal 8 tim putra putri. Program kami tidak menggangu akademik mereka karena akan di putar tiap Sabtu Minggu," jelas Rachmat.
Liga dua bintang akan digelar selama 7 bulan dan mendapatkan dukungan dari Disdikpora DIY dan juga sekolah Budi Utama, Kampus STPN serta sekolah dan kampus-kampus yang lainnya yang akan menjadi peserta di turnamen ini. Agar penyelenggaraan Liga Dua Basket, panitia melaksanakan kegiatan pra event selama tiga hari ke depan (26-28 Januari) yakni gathering dengan menghadirkan perwakilan kampus-kampus calon peserta, yakni STPN, Atmajaya, Ahmad Dahlan, Muhamadiyah, AMIKOM, UII
Sampai saat pelaksanaan sosialisasi gathering persiapan Liga Bola Basket SD, SMP, Kampus mendapatkan dukungan dari Glory Sport Wear dan PEAK Sport Region Indonesia. Hari terakhir gathering persiapan liga dua bintang akan diselenggarakan besok untuk kategori peserta SMP di sekolah Budi Utama Yogyakarta, yang akan di ikuti oleh pembina basket, guru, siswa, pelatih dan sekolah SMP calon peserta. Setelah gathering Januari rencananya panitia akan terus melakukan kegiatan pra event lainnya yang melibatkan sekolah, kampus, pelatih, wasit dan instansi terkait.
Baca Juga: Liga Pelajar Yogyakarta 2024 Terapkan Visi Dua Bintang
"STPN sangat mendukung adanya liga ini. Kita satu misi dan visi membangun kualitas dan karakter mahasiswa menjadi manusia yang lebih baik dan persiapan liga ini harus didukung oleh kampus-kampus partisipan," ujar Eko dalam keterangan persnya, Sabtu (27/1/2024).
Sementara itu, Rachmad Kasim Martadji, salah satu penggagas Liga Dua Bintang menuturkan bahwa dirinya ingin kampus-kampus yang berada di Yogyakarta semakin menghidupkan UKM olahraga basket termasuk pemerataan secara kualitas pertandingan.
"Kami ingin kampus-kampus di Yogyakarta semakin hidup membina UKM olahraga basket termasuk pemerataan secara kualitas pertandingan. Tapi ini pasti membutuhkan proses yang panjang untuk mencapai level permainan yang bagus. Target saya saat ini maksimal 8 tim putra putri. Program kami tidak menggangu akademik mereka karena akan di putar tiap Sabtu Minggu," jelas Rachmat.
Lihat Juga :